|
YAMAN TAHAN PENGANCAM KEDUTAAN ASING |
|
|
Internasional
|
|
Senin, 08 Februari 2010 06:08 |
|
Sana'a - Pasukan keamanan Yaman menahan seorang pria di Sana`a, yang mengancam akan meledakkan kedutaan asing dan membunuh para pemimpin Yaman, kata laman Internet Kementerian Pertahanan, 26sep.net, Sabtu.
Pria tersebut, yang tidak dijelaskan identitasnya, juga memiliki satu mobil curian, kata laman itu, yang mengutip sumber di Kementerian Dalam Negeri.
Laman menambahkan bahwa kasus tersebut akan diajukan kepada jaksa penuntut umum setelah pemeriksaan dituntaskan.
Laman Kementerian Pertahanan juga tak menyebutkan apakah pria itu anggota satu organisasi atau bertindak sendirian, ataupun memberikan penjelasan lebih terperinci mengenai ancaman tersebut.
Kedutaan asing di Yaman menghadapi sejumlah ancaman dari gerilyawan Al Qaida pada waktu lalu.
Pada 24 Desember, laman 26sep.net mengatakan pasukan keamanan telah membongkar satu jaringan Al Qaida, yang berencana menggunakan sabuk-sabuk bunuh diri dan bom mobil yang ditujukan kepada kedutaan Inggris.
Kemudian, kedutaan Amerika Serikat dan Inggris ditutup pada 3 Januari, karena khawatir serangan Al Qaida, dan masih ditutup selama beberapa hari berikutnya.
Pada Maret 2008, seorang petugas polisi dan seorang pelajar tewas sedangkan 20 orang lagi cedera dalam upaya pemboman terhadap kedutaan AS di Sana`a.
Enam belas orang tewas dalam serangan bom mobil kembar di luar kedutaan tersebut pada September.
Pemerintah Yaman mulai meningkatkan kampanye terhadap Al Qaida pada akhir Desember lalu, dalam membbalas upaya peledakan sebuah pesawat penumpang AS pada 25 Desember, yang dilakukan oleh seorang pemuda Nigeria yang diduga dilatih oleh gerilyawan Al Qaida di Yaman. LebihCepat.com - Berita Indonesia | Internasional | Terbaru |