Perusahaan Inggris Akan Produksi Mobil Listrik di Singapura

0
220
Perusahaan Inggris Akan Produksi Mobil Listrik di Singapura
Perusahaan Inggris Akan Produksi Mobil Listrik di Singapura

LEBIH CEPAT – Perusahaan asal Inggris, Dyson, mengumumkan planning untuk memproduksi kendaraan beroda empat listrik di Singapura, dimulai pada 2020.
Dalam pernyataannya Selasa (23/10), perusahaan pembuat mesin vakum dan hair dryer (pengering rambut) itu menentukan Singapura sebab keunggulannya di bidang manufaktur, tenaga kerja terlatih, dan kedekatannya dengan pasar-pasar yang tumbuh pesat di Asia.
Konstruksi pabrik akan dimulai Desember ini.
“Singapura secara komparatif yakni wilayah berbiaya tinggi, tetapi juga mempunyai keahlian teknologi dan fokus yang hebat,” kata CEO Dyson Jim Rowan.
“Karena itu negara ini yakni kawasan yang sempurna untuk menciptakan mesin dengan teknologi berkualitas, dan kawasan yang sempurna untuk menciptakan kendaraan beroda empat listrik kami.”
Tahun lalu, pendiri perusahaan James Dyson mengumumkan bahwa pihaknya akan bergabung dalam kompetisi industri kendaraan beroda empat listrik global.
Saat itu ia mengungkapkan planning investasi £ 2 miliar (Rp 39,5 triliun) untuk memproduksi kendaraan beroda empat listrik dimulai pada 2021.
Sekitar 400 pekerja termasuk insinyur dan designer ketika ini sedang menggarap proyek tersebut di bekas pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris yang dibeli Dyson pada 2016.
Dyson sudah memperkerjakan 1.100 orang di Singapura untuk memproduksi motor. Perusahaan itu juga punya kemudahan produksi di Malaysia.
Dengan menciptakan kendaraan beroda empat di luar Inggris, Dyson mampu menghindari kemungkinan gangguan rantai pasokan yang diakibatkan oleh keluarnya Inggris dari Uni Eropa. James Dyson yakni pendukung Brexit.
Industri otomotif yang punya pabrik di Inggris memperingatkan bahwa investigasi bea akhir Brexit mampu menghambat pengiriman sparepart dan mampu memaksa mereka menutup pabrik.
Namun, sepertinya kendaraan beroda empat Dyson nanti tidak akan murah, sebab perusahaan dikenal memasang tarif premium untuk produk-produknya. Misalnya, pengering rambut Dyson dijual seharga US$ 400 atau Rp 6 juta.

BACA JUGA:  Ratusan Pohon di Kota Bogor Rawan Tumbang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here