179 Korban Lion Air Sudah Diklaim Keluarga

0
101
179 Korban Lion Air Sudah Diklaim Keluarga
179 Korban Lion Air Sudah Diklaim Keluarga

LEBIH CEPAT – Sebanyak 179 korban yang menjadi penumpang dari jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP sudah diklaim keluarga yang tiba menunjukkan laporan ke posko krisis di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.

“Semua 179 penumpang sudah diklaim keluarga mereka,” kata Asisten Manajer Lion Group yang menjadi penanggung jawab sentra krisis di Bandar Udara Halim Perdanakusuma Tri Siswoyo di Jakarta, Rabu (31/10).

Dia menuturkan seluruh korban penumpang sudah diklaim keluarga sampai Rabu pukul 12.45 WIB.

Lebih lanjut, Tri menyampaikan posko krisis di Bandara Halim Perdanakusuma telah dialihfungsikan menjadi sentra logistik dan koordinasi distribusi personel semenjak Rabu Siang.

Pusat pendataan dan informasi, berdasarkan Tri, dialihkan ke Rumah Sakit Polisi Republik Indonesia Kramat Jati dan Hotel Ibis Cawang yang menjadi kawasan keluarga korban menginap.

Hingga Rabu sore, Tri menuturkan beberapa anggota keluarga dari dua korban penumpang tiba mengunjungi posko bandara Halim Perdanakusuma untuk mengkonfirmasi gosip lebih lanjut di antaranya terkait identitas korban.

“Mereka hanya tiba konfirmasi saja. Mereka kita arahkan ke RS Polisi Republik Indonesia dan Hotel Ibis Cawang,” ujarnya.

Sebelumnya, pengidentifikasian mayat korban kecelakaan pesawat dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan Rumah Sakit Polisi Republik Indonesia dengan perlindungan tim forensik dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, dan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati.

Sampai kini tim DVI sudah mengumpulkan sampel DNA dari 147 keluarga dari total 191 keluarga korban untuk keperluan identifikasi.

Setelah proses identifikasi selesai, jasad korban akan dikafani dan dimasukkan ke peti kemudian diserahkan ke keluarga korban. Pesawat Lion Air JT 610 yang membawa terbang 189 orang dari Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menuju Pangkalpinang dilaporkan hilang kontak pada Senin (29/10) pukul 06.33 WIB di koordinat 107,07 bujur timur dan 05,46 lintang selatan atau 34 mil maritim dari Jakarta, 25 mil maritim dari Tanjung Priok dan 11 mil maritim dari Tanjung Karawang, Jabar.

BACA JUGA:  Penjualan Ponsel Secara Offline Masih Tak Tergantikan

Basarnas kemudian menyatakan pesawat itu jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here