Tim DVI RS Polisi Republik Indonesia Periksa 8 Kantong Jenazah Hari Ini

0
284
Petugas Memindahkan Jenazah Korban Pesawat Lion Air JT 610 Saat Tiba Di RS Polri, Jakarta Timur
Petugas Memindahkan Jenazah Korban Pesawat Lion Air JT 610 Saat Tiba Di RS Polri, Jakarta Timur

LEBIH CEPAT – Tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polisi Republik Indonesia Raden Said Sukanto, menilik delapan kantong mayat untuk mengambil sampel DNA, hari ini. Selanjutnya, tim menggelar rapat rekonsiliasi untuk memilih apakah ada mayat yang teridentifikasi.

“Hari ini investigasi post mortem delapan kantong jenazah. Nanti sore kita lakukan rekonsiliasi, sehabis itu akan diliris apakah ada yang terindentifikasi atau tidak,” ujar Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polisi Republik Indonesia Raden Said Sukanto Kombes Polisi dr Musyafak, di RS Bhayangkara Polisi Republik Indonesia Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/11).

Dikatakan, sistem pelaksanaan DVI ialah melaksanakan rekonsiliasi atau mencocokan antara hasil pelaksanaan ante mortem pengambilan data dari pihak keluarga dengan hasil investigasi post mortem yaitu mayat atau penggalan korban yg dikirim.

“Dari hasil tersebut, kalau ada kecocokan maka semuanya diambil. Sebagai teladan ante mortem sudah ada 152 sampel (dari 189) yang sempat kita ambil, jadi kurang 37. Artinya kita masih menungu keluarga yang membawa orang renta atau putra putrinya. Kemudian dari yang post mortem body part yang ada sejumlah 238 dan kita periksa DNA-nya. Dan hasil itu, kalau ada kecocokan, itu yang namanya teridentifikasi,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, data ante mortem berjumlah 212 orang yang melapor sampai hari ini. Setelah diverifikasi ternyata ada laporan ganda, dan diduga hanya ada 189 diduga korban.

“Kita juga buka Posko di Bangka Belitung, dan bahkan kalau ada korban tinggal di kawasan lain misal Surabaya, kita juga buka di sana. Karena kita punya bidang kedokteran dan kesehatan yang ada di Polda Jatim, Jateng dan sebagainya. Kita berupaya menunjukkan pelayanan yang terbaik untuk memudahkan dari pihak keluarga,” katanya.

BACA JUGA:  Perusahaan Inggris Akan Produksi Mobil Listrik di Singapura

“Jadi setiap hari dikirim dari Bangka Belitung dan eksklusif ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polisi Republik Indonesia yang di Cipinang. Makara semua pemeriksan DNA itu dilaksanakan di sana. Karena kita memang punya Laboratorium DNA, di Pusdokes Polisi Republik Indonesia yang menangani seluruh sampel-sampel dari daerah,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here