Stan Lee, Kreator Spider-Man, Meninggal

0
289
Stan Lee, Kreator Spider Man, Meninggal
Stan Lee, Kreator Spider Man, Meninggal

LEBIH CEPAT – Komikus dunia Stan Lee, yang telah mengubah lanskap genre superhero dengan membuat banyak tokoh jagoan yang dicintai di seluruh dunia, telah meninggal pada usia 95 tahun, Senin (12/11) waktu setempat.

Lee ialah kreator tokoh Spider-Man, dan juga The Fantastic Four dan The Incredible Hulk.

Dia meninggal di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles.

Dalam satu tahun terakhir beliau menghadapi sejumlah problem kesehatan, termasuk pneumonia dan gangguan penglihatan.

Sebagai penulis di Marvel Comics dan kemudian menjadi publisher perusahaan yang sama, beliau telah menggairahkan industri dongeng fiksi superhero yang digemari para pembaca anak muda, tetapi tetap menekankan pada alur dongeng yang canggih, obrolan tingkat sekolah tinggi tinggi, satir, science fiction, dan bahkan berfilsafat.

Ucapan murung cita juga tiba dari akun Twitter DC Comics, yang merupakan kompetitor Marvel Comics.

Jutaan orang menyambut baik bergabungnya para tokoh rekaan beliau termasuk Spider-Man, Hulk, dan X-Men dalam film-film yang dirilis belakangan ini. Dia juga sempat menggarap proyek-proyek gres mirip film layar lebar “Black Panther” dan “Doctor Strange”, dan juga serial televisi “Agents of S.H.I.E.L.D” dan “Guardians of the Galaxy.”

“Saya kira semua orang menyukai hal-hal yang lebih besar dari kehidupan. Saya menyebutnya sebagai dongeng untuk kaum dewasa,” ungkapnya dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press pada 2006.

“Kita tumbuh dengan dongeng wacana raksasa, ogre, dan penyihir. Well, Anda sudah lebih renta dan terlalu renta untuk membaca dongeng. Tetapi saya tidak pernah menganggap Anda terlalu renta untuk menyayangi hal-hal mirip itu, hal-hal yang lebih besar dari hidup, yang magis dan sangat imajinatif.”

Lee menganggap buku komik sebagai karya seni. Kalau dihitung, setiap hari selama 10 tahun beliau melahirkan satu buku komik baru.

BACA JUGA:  Tya Ariestya Bangkitkan Percaya Diri anak dengan Bermain Bersama

“Saya sudah menulis begitu banyak hingga saya tidak tahu lagi. Saya mungkin sudah menulis ratusan atau ribuan (buku komik).”

Para pahlawan rekaannya sangat berbeda dengan tokoh-tokoh yang selalu tampil baik hati ciptaan DC Comics, mirip Superman.

Para personel The Fantastic Four selalu bertengkar satu sama lain, Spider-Man menjadi superhero alasannya ialah ego Peter Parker, yang didera problem keuangan dan ketombe.

The Silver Surfer, alien yang dikutuk berkeliling atmosfer bumi, selalu bicara soal sifat jelek manusia. Hulk benci pada dirinya sendiri. Daredevil buta, dan Iron Man punya hati yang lemah.

“Kehebatan para tokoh ciptaan Stan Lee ialah mereka mendahulukan karakter, gres kemudian menjadi superhero,” kata Jeff Kline, executive producer serial televisi animasi “Men in Black” dalam sebuah wawancara pada 1998.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here