Ini Sejumlah Kutipan Legendaris dari George HW Bush

0
255
Ini Sejumlah Kutipan Legendaris dari George HW Bush
Ini Sejumlah Kutipan Legendaris dari George HW Bush

LEBIH CEPAT – Mantan Presiden Amerika Serikat George Howard Bush meninggal dunia Jumat (30/11) pada usia 94 tahun. Satu periode kepemimpinannya 1989-1993 berbarengan dengan perubahan geopolitik global yang sangat drastis mirip berakhirnya Perang Dingin, bubarnya Uni Soviet, dan runtuhnya Tembok Berlin.

Dia juga dikenal memimpin koalisi Perang Teluk untuk membebaskan Kuwait dari cengkeraman Irak pada 1990.

Berikut sejumlah kutipan penting dari Bush sebelum, selama, dan sesudah mnejabat presiden.

Ini yakni pertimbangan cermat aku bahwa Anda harus mundur sekarang. Saya duga, dalam posisi Anda yang kesepian dan kesulitan, Anda akan menganggapnya sebagai tindakan pengkhianatan oleh seseorang yang telah aneka macam Anda dukung dan bantu. Sedangkan pandangan aku sendiri, aku akan salah melayani seorang presiden — yang prestasi besarnya akan selalu aku hormati dan keluarganya akan selalu aku cintai — kalau dikala ini aku tidak memberikan evaluasi saya.”

Agustus 1974, kepada Presiden Richard Nixon beberapa dikala sebelum beliau mengundurkan diri, ketika Bush menjadi pemimpin nasional Partai Republik.
___
Para lawan aku tidak akan mengesampingkan kenaikan pajak, tetapi aku akan mengesampingkannya. Dan Kongres akan mendesak aku untuk menaikkan pajak, dan aku akan bilang ‘tidak’, dan mereka akan kembali mendesak. Saya akan menjawab ‘tidak’ dan mereka akan mendesak lagi. Maka akan aku katakan: ‘baca bibir saya. Tidak ada pajak baru‘.”

18 Agustus 1988, dalam pidato penerimaannya sebagai calon presiden dari Partai Republik.

___
Kita tahu apa yang bermanfaat: kebebasan itu bermanfaat. Kita tahu apa yang benar: kebebasan itulah kebenaran. Kita tahu kini bagaimana memastikan kehidupan yang lebih adil dan sejahtera bagi insan di bumi: lewat pasar bebas, kebebasan berbicara, dan meraih cita-cita secara bebas tanpa kendala negara. .”

20 Januari 1989, dalam pidato sesudah dilantik sebagai presiden.
___
Lihatlah jantung terdalam Eropa, Berlin, dan Anda akan menyaksikan kebenaran yang bersinar makin terperinci setiap harinya: usaha mencari kebebasan lebih besar lengan berkuasa dari baja, lebih permanen dari beton.

November 1989, ketika tembok Berlin yang menjadi simbol pemisahan Jerman Barat dan Jerman Timur dirubuhkan.
___
Saya tidak suka brokoli, aku tidak menyukainya semenjak kecil dan ibu aku memaksa memakannya. Saya kini Presiden Amerika Serikat, dan aku tidak akan mau makan brokoli lagi.

BACA JUGA:  Presiden Minta Panglima Tentara Nasional Indonesia dan Kapolri Jaga Stabilitas

22 Maret 1990.
___
Lima bulan yang lalu, Saddam Hussein memulai perang yang keji melawan Kuwait. Malam ini, perang itu ada embel-embel peserta … Tujuan kami bukan menaklukkan Irak. Tujuan kami membebaskan Kuwait.

17 Januari 1991, ketika Perang Teluk dimulai.
___
Fakta bahwa beliau berkulit hitam, dari kelompok minoritas, tidak ada hubungannya dengan ini. Dia yakni pilihan yang terbaik.

Juli 1991, ketika mengumumkan Clarence Thomas sebagai Hakim Agung.

___
Saya akan kembali mengabdi kepada masyarakat, bukan dari ujung meja, tidak selalu glamour, dan tentu tanpa banyak atensi media.

Januari 1993, beberapa hari sebelum pensiun.
___
Bagi mereka yang menyampaikan kita tidak lagi butuh CIA, aku katakan Anda gila. Bagi mereka yang ingin menggembosi CIA atau menaruhnya di bawah departemen lain, Anda asing juga. Dan bagi Anda yang merasa bahwa hak mencari tahu harus didahulukan dari sertifikasi dokumen yang sah atau dari kiprah melindungi aset terpenting kita — rakyat kita — aku katakan sama. Anda gila, dan juga kuda yang Anda naiki.

17 September 1997, dalam program peringatan HUT ke-50 CIA.

___
Saya mencar ilmu lebih banyak dari Ronald Reagan dibandingkan siapa aku yang pernah aku temui dalam tahun-tahun kehidupan publik saya.

11 Juni 2004, dikala pemakaman mantan Presiden Ronald Reagan.
___
Siapa yang pernah menerka bahwa aku akan bekerja sama dengan Bill Clinton? Ini pengalaman yang membuka mata dan menyenangkan bagi aku untuk bekerja dengan beliau dalam bidang yang benar-benar tanpa politik.

25 October 2005, bicara soal kegiatan kemanusiaan bagi korban peristiwa tsunami dan angin puting-beliung bersama Clinton, yang mengalahkan beliau pada pemilihan presiden 1992.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here