Jokowi Mengaku Heran dengan Tudingan Kriminalisasi Ulama

0
244
INDONESIA IMF WORLD BANK DIPLOMACY
INDONESIA IMF WORLD BANK DIPLOMACY

LEBIH CEPAT – Calon Presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mengaku keheranan dengan tudingan adanya kriminalisasi ulama. Sebab, dirinya selalu bertemu dengan para ulama, mengunjungi pondok pesantren (ponpes). Ditegaskan, oleh Jokowi bahwa beliau sangat menghormati ulama.

“Masak gosip begini (kriminalisasi ulama) masih berani keluar. Kita ini tiap hari ketemu ulama, ketemu kiai, tapi isunya mirip ini,” kata
Jokowi dalam agenda temu relawan Bravo-5 di Kawasan Ancol, Jakarta, Senin (10/12) malam.

Jokowi menjelaskan, dirinya menggandeng Maruf Amin selaku ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai calon wakil presiden (cawapres).

“Mengenai kriminalisasi ulama, bagaimana mungkin? Cawapres kita ulama yang sudah paling atas Kiai Maruf Amin,” jelasnya.

Jokowi lantas membandingkan terkait adanya gubernur yang tersandung duduk perkara hukum. Namun, lanjutnya, tak ada pihak yang menyebut kepala kawasan itu dikriminalisasi. “Gubernur saja terkena kasus aturan ya, berhadapan dengan hukum,” ujarnya.

Menurutnya, aneka macam gosip di luar akal berbahaya kalau diterima masyarakat secara tidak utuh. “Tanyakan siapa ulama yang dikriminalisasi? Kalau si ini, ya alasannya adalah ada kasus hukum. Ini hal yang tidak logis. Rakyat yang mampu info enggak lengkap, percaya itu
sebagai pembenaran,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, capres petahana tersebut menuturkan, sejumlah lawan politik terkesan sengaja dan menyiapkan beberapa gosip negatif. Contoh lainnya adalah keterkaitan Jokowi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), termasuk pemerintah pro aneh (barat) dan aseng (Tiongkok).

“Isunya memang sudah disiapkan. Tapi kita juga siap-siap. Dengan adanya keterbukaan, dengan adanya media umum yang sangat terbuka mirip kini ini, munculnya gosip yang tiba-tiba mampu mensugesti pemilih,” kata Jokowi.

Ia berharap para relawan mengedepankan politik beradab. Kampanye aktual mirip memberikan agenda capaian pemerintah perlu diutamakan. Jokowi meminta semoga relawan mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh masyarakat luas.

BACA JUGA:  Ahok Diperkirakan Bebas Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here