Pengusaha Mesir Diharapkan Manfaatkan Kemudahan Investasi di RI

0
123
Pengusaha Mesir Diharapkan Manfaatkan Kemudahan Investasi Di RI
Pengusaha Mesir Diharapkan Manfaatkan Kemudahan Investasi Di RI

LEBIH CEPAT – Pengusaha Mesir dibutuhkan memanfaatkan fasilitas berinvestasi di Indonesia. Pemerintah senantiasa berusaha memperbaiki iklim investasi, sehingga akan memudahkan pengusaha dan pada karenanya menjamin pengembalian modal dan laba investor.

“Kami membentuk yang disebut Online Single Submision (OSS), sistem satu pintu mengurusan semua ijin secara online. Ini sangat memudahkan,” kata Deputi IV Bidang Diseminasi Informasi, Kantor Staf Presiden (KSP), Eko Sulistyo, di Alexandria, Mesir, Kamis (13/12/2018).

Berbicara dalam business gathering antara Kadin Alexandria dan pengusaha Indonesia, Eko Sulistyo menjelaskan empat tahun pencapaian pemerintahan Joko Widodo, khususnya kemajuan yang dicapai dalam pembangunan fasilitas berusaha dan menarik investor asing. Kedatangan pengusaha dari 13 perusahaan Indonesia ke Mesir ialah dalam rangka Intra Africa Trade Fair (IATF) 2018 yang diadakan di Kairo, 11-17 Desember. Selain bertemu dengan Kadin Mesir di Kairo, 13 perusahaan penerima pameran eksklusif bertemu business to business (B2B).

Eko menjelaskan, fasilitas berusaha (easy of doing business/EoDB)) merupakan tolak ukur penting bagi investor asing. Hal ini sudah dibenahi pemerintah dengan serius. Hasilnya, peringkat EoDB Indonesia tahun 2015 yang masih di peringkat 106 dunia, tahun 2016 sudah naik ke peringkat 91, dan 2017 kembali meningkat ke peringkat 72 dunia.

Bersamaan dengan itu, lembaga-lembaga pemeringkat dunia memberi evaluasi baik terhadap Indonesia. Seperti Moodys, Fitch, dan Standard and Poor’s, memberi peringkat layak investasi. “Ini bukti keseriusan pemerintah dalam memberi fasilitas bagi investor asing,” ujar Eko.

Sebagai negara yang sudah semenjak usang berafiliasi baik dengan Indonesia, Mesir juga dinilai Eko sebagai negara yang penting bagi Indonesia, alasannya ialah menjadi pintu gerbang utama dalam menyebarkan ekspor ke Benua Afrika. “Oleh lantaran itu, pembentukan Joint Trade Committee Indonesia-Mesir yang sekarang dalam tahap finalisasi penyusunan draf memorandum of understanding (MoU), hendaknya segera selesai semoga menjadi payung manis bagi kedua belah menyebarkan perdagangan,” kata Eko.

BACA JUGA:  Origi Persembahkan Gol untuk Salah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here