Xi Jinping: Tidak Ada yang Bisa Mendikte Tiongkok

0
237
Xi Jinping Tidak Ada Yang Bisa Mendikte Tiongkok
Xi Jinping Tidak Ada Yang Bisa Mendikte Tiongkok

LEBIH CEPAT – Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan perekonomian Tiongkok sudah berada di jalan yang benar dan tidak akan mampu didikte negara lain. Demikian disampaikan Xi Jinping dalam pidatonya memperingati 40 tahun reformasi ekonomi Tiongkok, hari ini.

Xi menekankan bagaimana Partai Komunis Tiongkok mengantar negara ke kesuksesan ekonomi dan menekankan bahwa Tiongkok mempunyai kedaulatan dalam memilih arah ke depan. Xi tidak menyebut info perang dagang dengan AS.

“Tidak ada seorang pun yang berada dalam posisi untuk mendikte rakyat Tiongkok, apa yang boleh dan dihentikan dilakukan. Reformasi harus konsisten dengan sistem Sosialisme dengan Karakter Tiongkok dan modernisasi sistem Tiongkok dan kapasitas pemerintahan,” kata Xi Jinping dalam pidato yang berlangsung selama satu setengah jam.

Tanggal 18 Desember memperingati restrukturisasi perekonomian Tiongkok yang dipelopori Deng Xiaoping pada tahun 1978. Reformasi tersebut membuka jalan untuk hak kepemilikan individu dan membuka kanal bagi modal asing. Reformasi ini dianggap berhasil mengangkat ratusan juta orang dari kemiskinan dan mengakibatkan Tiongkok sebagai perekonomian terbesar kedua di dunia, sehabis AS.

“Dalam 40 tahun terakhir ini mengambarkan bahwa jalan, teori, sistem dan kebudayaan Sosialisme dengan Karakter Tiongkok…adalah jalan yang benar, dan kebijakan yang diambil Partai Komunis Tiongkok sudah tepat. Keberhasilan pembangunan Tiongkok dalam 40 tahun terakhir menmunjukkan prospek cerah bagi negara-negara berkembang yang berjuang membuka pasar,” kata Xi Jinping.

Xi menyontohkan beberapa keberhasilan ekonomi, mirip pertumbuhan Shenzhen dan kota-kota pesisir, bergabung dengan WTO, inisiatif Jalur Sutera baru, penetapan zona pasar bebas dan expo impor Tiongkok yang pertama kali dilakukan pada November lalu. Xi juga menyampaikan pihaknya berhasil mengalahkan korupsi, menegakkan hak asasi insan dan terus mendukung peningkatan institusi demokratis.

BACA JUGA:  Bencana Longsor di Manggarai Barat, 7 Hilang, 1 Meninggal

Beijing juga menunjukkan penghargaan untuk 100 perintis reformasi dan peserta Medali Persahabatan Tiongkok, yang diberikan kepada: pendiri Alibaba Jack Ma, CEO Tencent Pony Ma, mantan pemain basket NBA Yao Ming, mantan CEO AIG Maurice “Hank” Greenberg dan pendiri WEF Klaus Schwab.

Di simpulan pidatonya, Xi Jinping menegaskan komitmennya akan reformasi dan membuka Tiongkok, meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dan membuat “keajaiban yang akan memukau dunia”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here