Sistem Ganjil-Genap Diusulkan Terus Dilanjutkan

0
205
Sistem Ganjil Genap Diusulkan Terus Dilanjutkan
Sistem Ganjil Genap Diusulkan Terus Dilanjutkan

LEBIH CEPAT – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, pakar, dan sejumlah instansi lainnya, menggelar Focus Group Discussion (FGD), terkait kelanjutan sistem pembatasan kendaraan bermotor roda empat dengan skema ganjil-genap yang akan berakhir pada 31 Desember 2018, di Kantor Dinas Perumahan Rakyat Provinsi DKI Jakarta, hari ini. Hasil rapat disepakati agar Ganjil Genap dilanjutkan.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kegiatan diskusi itu dibuat pihak Dishub DKI untuk mendapatkan masukan dari peserta yang akan digunakan sebagai bahan dan pertimbangan gubernur dalam mengambil keputusan, terkait nasib ganjil-genap ke depan.

“Hasil FGD menyimpulkan, pembatasan kemudian lintas dengan skema ganjil-genap supaya diteruskan,” ujar Budiyanto.

Dikatakan, selanjutnya waktu ganjil-genap mulai dari pukul 06.00 sampai dengan 21.00 WIB, setiap hari kerja Senin sampai Jumat. Sementara, Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tidak berlaku.

“Penegakan hukum dengan ETLE mampu diintegrasikan. Kemudian, untuk menghilangkan kesan diskriminatif sepeda motor perlu diatur atau dikendalikan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, sistem ganjil-genap terbukti mampu mengurangi volume kendaraan, sehingga tidak terjadi kepadatan atau kemacetan di jalan. Otomatis roda perekonomian berjalan dengan baik.

“Program mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Jakarta,” katanya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan sistem ganjil-genap sebagai pengganti kebijakan sistem 3 in 1, di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto, sejak final Agustus 2016 lalu.

Kemudian, dalam rangka perhelatan akbar olahraga Asian Games 2018, pemerintah dan stakeholder lain memperluas kawasan serta memperpanjang waktu sistem pembatasan kendaraan roda empat ganjil-genap, di sejumlah titik di Ibu Kota Jakarta.

Tujuan perluasan kawasan dan perpanjangan waktu ganjil-genap ialah agar keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran kemudian lintas (Kamseltibcar Lantas) selama Asian Games 2018 tetap terjaga dengan baik. Sehingga program atlet dan ofisial, termasuk kegiatan masyarakat tetap lancar, aman serta nyaman.

BACA JUGA:  Sean Gelael Start Posisi 6 di Monte Carlo

Sistem pembatasaan kendaraan ganjil-genap di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan sebagian Jalan Gatot Subroto yang sudah berjalan sejak 30 Agustus 2016 lalu, diperluas sampai Jalan S Parman – Jalan Gatot Subroto – Jalan MT Haryono – Jalan DI Panjaitan – Jalan A.Yani – Simpang Coca Cola atau Jalan Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih. Kemudian, Arteri Pondok Indah Jakarta Selatan, Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan, dan Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Selain perluasan wilayah, pemerintah juga memperpanjang waktu sistem ganjil-genap. Perpanjangan waktu tidak hanya berlaku pada jalur baru, tapi juga untuk jalur yang sudah ada (Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin dan Gatot Subroto), pada hari Senin sampai dengan Minggu, mulai pukul 06.00 sampai 21.00 WIB.

Kendaraan dengan pelat nomor (nomor paling belakang) ganjil mampu melintas pada tanggal ganjil. Begitu sebaliknya, nomor genap pada tanggal genap. Namun, bukan berarti kendaraan dengan pelat ganjil dihentikan beroperasi pada tanggal genap atau sebaliknya. Kendaraan tetap mampu beroperasi, tetapi di luar kawasan dan di luar jam pemberlakuan ganjil-genap.

Usai perhelatan Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, pemerintah memperpanjang sistem perluasan ganjil-genap dengan beberapa evaluasi sampai 31 Desember 2018 mendatang. Selanjutnya, kebijakan itu akan dianalisis dan evaluasi kembali apakah bakal dipermanenkan atau tidak.

Catatan perpanjangan kebijakan sistem ganjil-genap:

+ Dilaksanakan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Jenderal Gatot Subroto, sebagian Jalan Jenderal S Parman, Jalan MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan, dan Jalan Jenderal Ahmad Yani.

+ Waktu Senin sampai Jumat, pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hari jam 16.00-20.00 WIB.

+ Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tidak diberlakukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here