Anies Berikan Kartu Pekerja Jakarta ke 1.564 Pekerja

0
194
Anies Berikan Kartu Pekerja Jakarta Ke 1.564 Pekerja
Anies Berikan Kartu Pekerja Jakarta Ke 1.564 Pekerja

LEBIH CEPAT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memperlihatkan Kartu Pekerja Jakarta Tahap Keempat kepada 1.564 pekerja. Pemberian Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) ini diserahkan secara simbolis oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan kepada 416 pekerja di JakGrosir, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (31/12).

Seusai memperlihatkan KPJ tersebut, Anies menyampaikan penerbitan dan penyerahan Kartu Pekerja Jakarta ini merupakan akad Pemprov DKI Jakarta, untuk memastikan para pekerja di DKI Jakarta yang berpenghasilan sekitar Upah Minimum Provinsi (UMP) mampu memperoleh kemudahan komplemen supaya kesejahteraannya meningkat selama hidup di Jakarta.

“Fasilitasnya kita semua sudah tahu. Seperti untuk biaya transportasi dengan memakai Transjakarta. Lalu layanan belanja di Jakgrosir, serta agenda subsidi pangan. Ini yaitu ikhtiar untuk memastikan saudara-saudara kita yang di dalam sistem perekonomian kita terlibat dengan memperlihatkan jasa tenaga kerja dengan imbalan yang masih di ambang batas UMP, mereka tidak termarjinalkan oleh sistem pasar ini,” kata Anies di lokasi acara.

Di Jakarta, lanjutnya, komponen biaya hidup utama tercakup dalam tiga hal. Yaitu, kebutuhan materi pokok, mobilitas transportasi, dan kebutuhan perumahan. Untuk menutup tingginya kebutuhan tersebut, maka penghasilan pekerja di Jakarta harus meningkat.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta hadir dengan memperlihatkan pinjaman supaya para pekerja di DKI Jakarta mampu hidup dengan baik dan layak di Ibu Kota. “Yang kita lakukan kini yaitu meningkatkan UMP. Tapi, menaikkan UMP ada ketentuan-ketentuan hukumnya. Nah, yang kita lakukan di DKI Jakarta yaitu UMP-nya dinaikkan, lalu ditambahkan dengan biaya hidupnya yang dikurangi,” ujarnya.

Di daerah yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Andri Yansyah menambahkan, sejauh ini data yang telah masuk untuk proses verifikasi sebanyak 6.441 orang dari 212 perusahaan di DKI Jakarta.

“Dari proses verifikasi tersebut, yang dinyatakan lolos berjumlah 3.756 orang,” kata Andri.

Dengan rincian tahap pertama, sebanyak 173 Kartu Pekerja telah diserahterimakan kepada para pekerja pada tanggal 15 November 2018 di Jak Grosir Kramat Jati.

BACA JUGA:  Cuaca Buruk Ganggu Latihan Timnas U-18 di Vietnam

Lalu, penyerahan tahap dua sebanyak 160 kartu diserah terimakan kepada para pekerja pada tanggal 28 November 2018 yang dilaksanakan di Pasar Bidadari, Jakarta Timur, dan Pasar Kedoya, Jakarta Barat.

Tahap tiga sebanyak 480 kartu telah diserah terimakan pada tanggal 15 Desember 2018 yang dilaksanakan di PT Kaho Indah Citra Garment, Jakarta Utara.

Tahap empat diserahkan pada hari ini, Senin (31/12), sebanyak 1.564 kartu, secara bersamaan di wilayah lima wilayah kota. Yakni, di Jakarta Utara, tepatnya di PT Kaho sebanyak 1.079 kartu.

Kedua, di Jakarta sentra tepatnya di Kantor Walikota Jakarta Pusat berjumlah 165 kartu. Di Jakarta Selatan, tepatnya di Kantor Walikota Jakarta Selatan, berjumlah 122 kartu. Di Jakarta Barat, tepatnya di Pasar Kedoya yang berjumlah 258 kartu dan 416 kartu di Jakgrosir.

Saat ini, sebanyak 2.245 orang masih dalam proses verifikasi Disnakertrans provinsi DKI Jakarta. Data ini akan terus bertambah seiring dengan kelengkapan data yang disampaikan oleh federasi serikat pekerja atau buruh asosiasi, maupun Tim Disnakertrans provinsi DKI Jakarta.

“Dengan cara mirip ini, kami berharap para pekerja mampu mempunyai lebih banyak alokasi untuk menabung dan menerima kesempatan untuk hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Selain itu, Program Kartu Pekerja Jakarta dibutuhkan mampu membuat iklim kekerabatan industrial yang serasi dan berkeadilan menuju DKI Jakarta yang aman dan kondusif.

Seusai penyerahan kartu, dilakukan pula uji coba kartu dan pelepasan kendaraan beroda empat pendistribusian Kartu Jakarta Pintar oleh Gubernur Anies. Hadir dalam kesempatan ini, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian Provinsi DKI Jakarta, Dirut Bank DKI, Dirut PD Pasar Jaya, Walikota Jakarta Timur, dan segenap perwakilan asosiasi dan federasi serikat buruh di DKI Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here