Pasar Sedan Lesu, Toyota Luncurkan Camry Terbaru Tanpa Target Penjualan

0
52
Sdr
Sdr

LEBIH CEPAT – Di tengah kondisi pasar kendaraan beroda empat sedan yang sedang lesu, PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan generasi kedelapan dari sedan Camry. Tidak ada sasaran penjualan yang diusung Toyota untuk Camry yang diimpor utuh dari Thailand tersebut, mengingat ketika ini cukup sulit untuk menjual kendaraan beroda empat sedan karena pajaknya yang tergolong tinggi, sehingga memengaruhi harga jual.

“Pasar kendaraan beroda empat sedan memang terbatas. Sekitar 5-10 tahun lalu, kontribusinya di pasar otomotif sekitar 4% hingga 5%. pada 3-4 tahun kemudian sudah turun di level 3%, kemudian ketika ini sudah di bawah 3%. Makara untuk jualannya kita menyesuaikan demand dan kondisi pasar saja,” kata Marketing Director TAM, Anton Jimmi, di sela program peluncuran sedan Camry terbaru, di Jakarta, Selasa (8/1).

Lantaran potensi jualannya yang relatif terbatas, Anton menyampaikan tujuan utama TAM menghadirkan Camry terbaru ke Indonesia lebih kepada imej dan edukasi terkait teknologi hybrid yang juga diadirkan oleh salah satu varian Camry.

“Karena jumlahnya yang relatif terbatas, jadi lebih banyak kita gunakan sebagai best practise dan untuk memenuhi kebutuhan segmen tertentu. Tetapi Toyota melihat tetap ada market di segmen ini, misalnya pasar fleet. Makara tetap kami sediaan untuk mengisi cerug pasar di masing-masing segmen,” ujar Anton.

Di pasar global, generasi pertama Toyota Camry diluncurkan pertama kali tahun 1982. Barulah di tahun 1999, Camry masuk pasar Indonesia melalui generasi keempat. Total penjualannya di Indonesia hingga ketika ini sudah mencapai 31.000 unit.

“Di Indonesia, Camry Hybrid juga tercatat sebagai kendaraan beroda empat hybrid terlaris dengan angka penjualan 1.300 unit. Camry juga menjadi market leader selama 10 tahun terakhir di segmen medium sedan dengan pangsa pasar di atas 50%,” tutur Anton.

BACA JUGA:  Susi Pudjiastuti Masuk Daftar "100 Pemikir Global"

Di Indonesia, Camry terbaru hadir dalam tiga varian, ialah G, V, dan Hybrid. Untuk varian G dibanderol dengan Rp 613.350.000, varian V Rp 646.650.000, sementara varian Hybrid Rp 806.600.000. Harga tersebut On the Road (OTR) wilayah Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here