Puncak Musim Hujan, BMKG: Waspadai Bencana Hidrometeorologi

0
226
Puncak Musim Hujan, BMKG = Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Puncak Musim Hujan, BMKG = Waspadai Bencana Hidrometeorologi

LEBIH CEPAT – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan ketika ini wilayah Indonesia memasuki puncak animo hujan sebab diimbau masyarakat untuk mencurigai potensi peristiwa hidrometeorologi.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo melalui keterangan yang diterima, Kamis (17/1) menyebutkan, contoh angin Baratan yang berpengaruh mengindikasikan ketika ini wilayah Indonesia memasuki puncak animo hujan. Selain itu, teridentifikasi adanya massa udara hambar dari Asia menjalar masuk ke wilayah Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dan massa udara berair dari Samudera Hindia memasuki perairan Barat Bengkulu, Selat Sunda, Lampung, Jawa, Bali, NTB sampai NTT.

Serta adanya sentra tekanan rendah di Samudera Hindia Selatan Jawa dan adanya beberapa sirkulasi angin yang mampu membentuk contoh konvergensi atau area pertemuan angin yang memanjang dari wilayah perairan barat Sumatera, Jawa sampai Laut Banda. Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan hujan yang signifikan.

“Kondisi tersebut mampu menjadikan terjadinya potensi hujan lebat yang mampu disertai kilat atau petir dan angin kencang,” katanya.

Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan curah hujan dalam beberapa hari ke depan antara lain Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta.

Juga di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua Sedangkan gelombang bahari dengan tinggi 2.5 sampai 4.0 meter berpotensi mampu terjadi di Perairan Barat Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu sampai Pulau Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai sampai Lampung, Selat Sunda penggalan Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa Hingga Pulau Sumbawa, Selat Bali sampai Lombok dan Alas penggalan Selatan.

BACA JUGA:  3.500 Pelari Tertantang Ikut Highlands Half Marathon

Serta di Samudra Hindia Selatan Jawa sampai NTB, Laut Natuna Utara, Perairan Kepupy Anambas – Natuna, Laut Jawa penggalan Tengah sampai Timur, Selat Makassar penggalan Selatan, Perairan Kepulauan Sabalana sampai Kepulauan Selayar, Laut Flores, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sangihe – Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Biak, Samudera Pasifik Utara Halmahera sampai Biak.

Untuk itu masyarakat diimbau semoga tetap waspada dan berhati-hati terhadap imbas yang mampu ditimbulkan ialah peristiwa hidrometeorologi mirip banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here