Vietnam Bersiap Terima Kunjungan Kim Jong-un

0
230
Vietnam Bersiap Terima Kunjungan Kim Jong Un
Vietnam Bersiap Terima Kunjungan Kim Jong Un

LEBIH CEPAT – Vietnam bersiap untuk mendapatkan kunjungan kenegaraan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, pada awal Februari 2019, atau sesudah libur perayaan Tahun Baru Tiongkok (Imlek).

Para pejabat dan diplomat menyatakan Vietnam juga ingin menjadi tuan rumah untuk pertemuan kedua antara Kim dan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Sumber anonim yang mengetahui urusan itu juga mengonfirmasi kunjungan Kim, tapi tidak memperlihatkan detil.

Media massa Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa pejabat AS dan Korut menggelar pertemuan tingkat tinggi di Washington pekan ini untuk membiarakan pertemuan kedua antara Trump dan Kim. Mereka ingin mencapai janji semenetara untuk memperbarui pembicaraan nuklir antara AS dan Korut sebelumnya.

Pemerintah komunis Vietnam, yang mempunyai korelasi baik dengan AS dan Korut, telah secara luas disebut sebagai daerah pertemuan kedua untuk Kim dan Trump. Negara Asia Tenggara itu ingin menjadi tuan rumah dalam rangka memperlihatkan normalisasi korelasi dengan AS, selaku musuhnya selama Perang Vietnam.

Sumber pejabat Vietnam belum mengonfirmasi kalau kunjungan kenegaraan Kim akan digabung dengan pertemuan kedua pemimpin AS-Korut. Media sangat disensor ketat di Vietnam, sedangkan Partai Komunis masih mempunyai kontrol ketat atas isu di sana.Para pejabat Vietnam juga meminta disebutkan secara anonomi sebab sensitivitas dari situasi kunjungan Kim tersebut.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Vietnam menolak untuk berkomentar atas kunjungan itu. Juru bicara Kedutaan Besar AS di Hanoi menyampaikan pihaknya tidak mempunyai apa pun untuk diumumkan terkait lokasi pertemuan dengan Korut, serta meminta pertanyaan diajukan kepada Gedung Putih.

Pada 6 Januari 2019, Trump menyampaikan AS dan Korut saling berunding untuk lokasi pertemuan kedua dan kemungkinan akan diumumkan dalam waktu tidak terlalu lama. Sedangkan, Gedung Putih menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

BACA JUGA:  Chelsea vs Wolverhampton: The Blues Waspadai Ancaman Wolves

Kim dan Trump bertemu dalam pertemuan bersejarah untuk pertama kalinya pada Juni kemudian di Singapura. Namun, semenjak dikala itu, kedua negara berjuang untuk menciptakan kemajuan atas janji dalam pertemuan, terutama denuklirisasi Semenanjung Korea.

Para pejabat Korut, termasuk mantan kepala intelijen Korut Kim Yong Chol, terlihat di bandara Beijing pada Kamis, dan diyakini akan menuju AS untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan kemungkinan, Trump.

Mengenai kemungkinan pertemuan tingkat tinggi pekan ini, juru bicara Kemlu AS menyampaikan tidak ada pertemuan untuk diumumkan. Sementara itu, para pengamat mengakui Hanoi atau Danang sebagai lokasi yang mungkin untuk pertemuan kedua Trump dan Kim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here