Putra BNI Bangkit, Pertamina Telan Kekalahan Pertama

0
208
Putra BNI Bangkit, Pertamina Telan Kekalahan Pertama
Putra BNI Bangkit, Pertamina Telan Kekalahan Pertama

LEBIH CEPAT – Tim putra Jakarta Pertamina Energi untuk pertama kalinya tumbang pada animo kompetisi tahun ini, sehabis dikalahkan Jakarta BNI 46 dengan skor 0-3 (21-25, 21-25, 15-25) pada hari kedua seri kedua putaran kedua Proliga 2019 yang berlangsung di Gelanggang Remaja Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (19/1/2019).

BNI 46 melanjutkan momentum kebangkitannya di putaran kedua ini dengan mengalahkan pemimpin klasemen Pertamina, sehabis pekan kemudian menaklukkan juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator di Palembang.

Bagi Pertamina. hasil ini tak mengubah posisi puncak klasemen sementara dengan poin 17 dari tujuh laga, enam kemenangan dan satu kali kalah.

Sementara Jakarta BNI 46 yang juga sudah lolos ke final four, memimpin klasemen sementara khusus putaran kedua. Tim besutan Samsul Jais itu sudah mengantongi tiga kemenangan dan belum terkalahkan dengan nilai sembilan.

Pertandingan sengit eksklusif ditampilkan oleh kedua tim dengan Jakarta BNI 46 menyerang lebih dulu pertahanan Jakarta Pertmina Energi. Bahkan skor pun saling bekejaran satu sama lain. Pertamina berhasil memimpin tabrak dengan unggul 11-9, tapi Aji Maulana dkk. tidak membiarkan lawan begitu saja, sampai alhasil kembali menyerang dan unggul 15-13, drama kejar skor pun terlihat dari 17-17, 19-19, tapi anak didik Samsul Jais ITU berhasil menutup set satu dengan 25-21.

Memasuki set kedua, permainan semakin memanas. BNI 46 pun terlihat percaya diri melancarkan serangan, walaupun skor masih saling berkejaran sampai 11-11. Pertamina Energi berkali-kali tak bisa mengembalikan bola dan melaksanakan servism sehingga BNI 46 mengamankan set kedua 25-21.

Permainan dari Jakarta BNI 46 masih tak bisa dibaca oleh lawan, bahkan serangan smes dari Eko Permana Putra bertubi-tubi masih tak bisa diblok oleh para pemain Jakarta Pertamina Energi. Sehingga lawan memimpin jauh 12-4, walaupun tertinggal jauh Pertamina mencoba bangkit, tapi BNI 46 bisa mengakhiri set itu dengan skor telak, unggul 10 poin.

BACA JUGA:  Pertama Kalinya, Padi Reborn Konser di Ketinggian 15 Ribu Kaki

“Setelah putaran pertama kita kan sudah tahu dilema tekniknya mirip apa dan bagaimana lawan. Di putaran pertama sendiri kita lose, tapi sehabis itu kita tadi lebih percaya diri, bahkan sehabis kita menang di Palembang (lawan Samator) ada kegairahan semangat yang naik dari para pemain dan lebih percaya diri,” ujar Samsul usai pertandingan.

“Memang jika taktik kita ubah tadi, alasannya adalah di servis awal mereka bagus, sehabis itu saya eksklusif ubah untuk Dio masuk di dalam. Dan memang taktik taktik kita lebih menyerang saja hari ini. Kalau nanti lawan selanjutnya, kita ingin bekerja satu-satu dulu, kita berkonsentrasi di Solo nanti gimana. Untuk final four nanti kita akan bermain tiga hari berturut-turut sehingga kita akan lebih mengatur ke kondisi bawah umur dulu.”

Sementara itu, Pelatih Jakarta Pertamina Energi Putut Marhaento menyampaikan lawannya tampil luar biasa hari ini. Namun, Putut juga menyoroti kepemimpinan wasit yang beberapa kali menyampaikan blok anak asuhnya mengenai net, walau pun ia tak hendak mengkritik lebih jauh.

“Lawan bermain cukup cantik hari ini, bahkan bermain sangat baik dan kompak. Kita sendiri lebih banyak melaksanakan kesalahan dan beberapa kali blok kita juga tidak pernah dapat, dan selamat untuk BNI hari ini bagus. Mereka pun lebih semangat dan tidak melaksanakan kesalahan. Beberapa kali blok kita mengenai net, tidak tahu benar apa tidak tapi memang wasit cukup cantik bantu-membantu tapi untuk praktiknya masih kurang. Kalau wasitnya ahli tapi praktiknya kurang ya tidak bagus,” kata Putut.

Pada pertandingan Minggu (20/1) besok, Pertamina akan menghadapi Palembang Bank SumselBabel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here