Cegah Hoax, Buya Syafii Ajak Generasi Muda Perbanyak Literasi

0
134
Cegah Hoax, Buya Syafii Ajak Generasi Muda Perbanyak Literasi
Cegah Hoax, Buya Syafii Ajak Generasi Muda Perbanyak Literasi

LEBIH CEPAT – Pendiri Maarif Institute, Buya Ahmad Syafii Maarif mengatakan, hoax atau kabar bohong merupakan perbuatan yang tidak beradab alasannya apa jika dibiarkan akan berdampak pada demokrasi dan masa depan bangsa.

Menurut Buya Syaffi, munculnya hoax ini alasannya bangsa Indonesia masih sangat rendah dalam hal literasi. Ini menimbulkan sebagian orang hanya membaca sesuai dengan kepercayaan dan kepentingannya juga tidak mau membaca yang lain sehingga tidak ada perbandingan.

“Kurangnya bacaan ini orang akan menjadi picik dan pribadi sehingga dikala masuknya idelogi impor dari negara yang sedang berkonflik akan menjadi masalah,” kata Buya Syafii pada pembukaan Halaqah Kebangsaan Cendikiawan dan Ulama Muhammadiyah yang bertemakan Reinvensi Islam Berkemajuan: Konsepsi, Interprestasi dan Aksi pada 6 -8 Januari 2019, di Hotel Sari Pacifik, Jakarta, Rabu(6/4) petang.

Untuk itu, beliau mengimbau generasi muda memerangi hoax dengan memperbanyak literasi. Selain itu, beliau juga mendorong para elite politik untuk turut mengambil cuilan dalam hal ini. Yakni, para elite politik tidak hanya menjadi politisi tetapi harus bertranformasi menjadi negarawan, alasannya hanya jadi politisi saja bisa juga mengancam demokrasi.

“Berkali-kali aku katakan, elite politik harus naik kelas, jangan berhenti sebagai politisi tapi negarawan dan itu belum terjadi di Indonesia. Ada namun jumlahnya kecil, gelombang besarnya masih menjadi politisi saja,” ujar Buya Syafii.

Selanjutnya, Buya Syafii menuturkan, bersikap kenegaraan biar sanggup memikirkan bangsa Indonesia ini untuk bisa bertahan hingga ratusan tahun yang akan datang. Terkait hal tersebut, Muhammadiyah sebagai organisasi yang telah berdiri lebih dari 100 tahun untuk terus membangun peradaban Islam yang berkemajuan dengan turut menuntaskan perkara bangsa.

“Harus membangun peradaban dan perlu dirumuskan kembali alasannya semenjak awal Muhammadiyah membela demokrasi. Ini aku kira harus menjadi tugas strategis Muhammadiyah ke depan dengan visi Islam Berkemajuan,” ujarBuya Syafii.

BACA JUGA:  Olympic House Simbol Persaudaraan Antar Bangsa di Dunia

Buya juga berharap, melalui Halaqah Kebangsaan sanggup menawarkan perspektif gres turut memecahkan perkara kontemporer keumatan berkaitan dengan info kepemimpian politik dalam masyarakat majemuk, kekerabatan antara lebih banyak didominasi dan minortias agama, dan persoalan-persoalan keumatan yang perlu segera diselesaikan biar umat sanggup melihat perkara dengan jernih dan bisa menjadi cuilan dari solusi.

“Halaqah ini akan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan ditujukan baik secara internal kepada organisasi Muhammadiyah, maupun rekomendasi kebangsaan yang akan disampaikan kepada pemerintah,” tambah Buya Syafii.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here