Sandiaga Sebut Korupsi Bupati Kotim Kaprikornus Bukti Ucapan Prabowo

0
58
Sandiaga Sebut Korupsi Bupati Kotim Jadi Bukti Ucapan Prabowo
Sandiaga Sebut Korupsi Bupati Kotim Jadi Bukti Ucapan Prabowo

LEBIH CEPAT – Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut anggaran negara bocor 25 persen. Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla menantang Prabowo menerangkan pernyataannya itu.

Calon Wapres (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, menunjukkan bukti kebocoran anggaran negara. Dia menyebut antara lain korupsi yang dilakukan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Supian Hadi (SH).

Pernyataan Sandiaga sekaligus menjawab tantangan pemerintah dan juga Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Bukti kebocoran korupsi dengan tersangka seorang bupati di Kalimantan. Akibat ulahnya, negara rugi hingga Rp 5,8 triliun,” ujar Sandiaga di Jakarta, Minggu (10/2).

Sandiaga mengatakan, data-data mengenai kebocoran anggaran mampu ditemukan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). “Buktinya (kebocoran anggaran) banyak di KPK dan BPK,” kata Sandiaga Uno.

Sandiaga berjanji akan menutup celah kebocoran anggaran negara jikalau diberikan amanat memimpin Indonesia 5 tahun ke depan. Seperti ketika memimpin DKI Jakarta.

“Saya pernah di DKI Jakarta, satu 1 tahun saja berhasil menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan aset yang lebih baik. Nilainya mampu hingga ratusan triliun itu dari 1 provinsi saja di DKI Jakarta jadi saya mengalami sendiri,” kata Sandiaga

“Kuncinya ialah kesamaan pandangan kita bahwa harus meningkatkan pengelolaan aset pengelolaan anggaran biar tidak terjadi kebocoran dan mampu dipakai untuk kesejahteraan rakyat. Itu kuncinya,” tegas Sandiaga.

ebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Misbakhun, mengkritik pernyataan Prabowo Subianto soal kebocoran dana APBN hingga 25 persen. Politikus Golkar yang dikenal getol membela kebijakan Jokowi itu menganggap pernyataan Prabowo tak disertai data valid.

“Pendapat Pak Prabowo yang menyampaikan ada kebocoran anggaran APBN sebesar 25 persen itu harus dibuktikan secara faktual. Tidak boleh seseorang mampu menyebutkan angka kebocoran tetapi tidak mampu menerangkan apa pun,” ujar Misbakhun, Jumat (8/2).

BACA JUGA:  Longsor di Padang, 1 Tewas 4 Luka-luka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here