Kemdag Minta Eksportir Lebih Waspada dikala Bertransaksi

0
135
Kendaraan Membawa Peti Kemas Dengan Latar Belakang Area Bongkar Muat Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (15/8).
Kendaraan Membawa Peti Kemas Dengan Latar Belakang Area Bongkar Muat Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (15/8).

LEBIH CEPAT – Kementerian Perdagangan (Kemdag) mengimbau kalangan eksportir asal Indonesia untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam bertransaksi. Imbauan ini disampaikan alasannya ialah meningkatnya kejahatan dan penipuan dalam bidang perdagangan internasional yang terjadi dengan banyak sekali modus.

“Untuk menghindari kerugian dan kehilangan dana atau barang ekspor, diharapkan kewaspadaan serta kehati-hatian para eksportir dikala melaksanakan transaksi dengan kawan dagangnya,” ujar Kepala ITPC Dubai, Heny Rusmiyati, dalam siaran persnya, Minggu (10/2).

Menurut Heny, pada awal tahun 2019 ini, ditemukan beberapa masalah penipuan ekspor dan impor di wilayah Timur Tengah khususnya di Persatuan Emirat Arab (PEA), korbannya ialah eksportir asal Indonesia.

“Untuk menghindari peristiwa serupa, pelaku perjuangan harus memperhatikan legalitas calon buyer dengan memastikan calon buyer memilki legalitas resmi dan sah,” ujar Heny.

Jika ada keraguan, kata Heny, eksportir mampu meminta kepada ITPC atau perwakilan pemerintah RI untuk melaksanakan verifikasi lapangan.

“Pelaku perjuangan diminta menjaga dokumen dokumen penting dan tidak menawarkan dokumen tersebut kepada buyer bila kewajibannya belum terpenuhi,” pungkas Heny.

BACA JUGA:  Cara Keluarga Jokowi Hadapi Serangan Isu Negatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here