Trump Berencana Deklarasikan Darurat Nasional

0
189
Donald Trump
Donald Trump

LEBIH CEPAT – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, berencana mendeklarasikan keadaan darurat nasional, terkait anggaran pembangunan tembok perbatasan AS-Mekisko yang minim.

Trump dikabarkan berencana memakai kekuatan eksekutifnya dengan mengumumkan keadaan darurat nasional, sebab anggaran pembangunan tembok perbatasan tidak sesuai dengan usulannya, adalah US$ 57 miliar atau sekitar Rp 805,666 triliun.

Dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendanaan Pemerintah yang disahkan Kongres AS pada Rabu (13/2), anggaran pembanguna fisik tembok perbatasan hanya sebesar US$ 1,37 miliar atau sekitar Rp 19,383 triliun.

Gedung Putih menyatakan, Trump kemungkinan akan mengumumkan keadaan darurat nasional sesudah menandatangani RUU Pendanaan Pemerintah, pada Jumat (15/2).

Dengan memutuskan keadaan darurat nasional, Trump mampu membebaskan dana dari daerah lain, untuk menerima dana komplemen pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, sesuai dengan komitmen kampanyenya.

Langkah ini akan memungkinkan Trump untuk menghindari persetujuan dari oposisi Demokrat untuk menerima lebih banyak dana pembangunan tembok, namun mampu memicu tantangan dari anggota dewan perwakilan rakyat dan lainnya yang melihat langkah itu sebagai kudeta dan sesuatu yang melanggar Konstitusi.

Sumber di Gedung Putih menyebutkanm Trump tidak terlalu bahagia dengan RUU Pendanaan Pemerintah yang telah disetujui Kongres AS dan diajukan kepadanya untuk ditandatangani, sebab dana pembangunan fisik tembok perbatasan yang dialokasikan hanya sebesar US$ 1,37 miliar.

Meski demikian, Trump menyatakan akan tetap menandatangani RUU tersebut, untuk menghindari penutupan sementara operasinal pemerintah, mirip yang dilakukannya pada 22 Desember 2018 sampai simpulan Januari 2019.

“Dia (Trump, Red) berada di daerah yang sulit, dan beberapa orang luar, bahkan beberapa anggota Kongres, telah mendorongnya untuk melaksanakan ini (mengumumkan darurat nasional, red) sebab secara teori akan memungkinkan presiden untuk membebaskan dana dari daerah lain untuk dialokasikan pada pembanguna tembok perbatasan,” ujar sumberr yang menolak disebut namanya.

BACA JUGA:  Soal Bus Terbengkalai, Transjakarta Bantah Keterlibatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here