Bendungan Jebol, Puluhan Penambang Zimbabwe Diduga Tewas

0
207
Bendungan Jebol, Puluhan Penambang Zimbabwe Diduga Tewas
Bendungan Jebol, Puluhan Penambang Zimbabwe Diduga Tewas

LEBIH CEPAT – Sedikitnya 23 penambang ilegal terperangkap dan dikhawatirkan tewas di terowongan bawah tanah, tambang emas ilegal, Zimbabwe, Kamis (14/2). Surat kabar harian milik pemerintah melaporkan tambang tempat mereka bekerja dibanjiri air dari bendungan yang jebol.

Negara Afrika itu telah berupaya untuk mengatur ribuan orang yang secara ilegal menggali emas di mana-mana, termasuk di pertanian dan tambang yang terbengkalai. Sebagian besar tambang terletak di bawah tanah dalam naungan kegelapan.

The Herald menyatakan para penambang ilegal di Battlefields, 175 km sebelah barat Harare, telah memasuki terowongan di tanah milik RioZim dan perusahaan lain pada Selasa (12/2) malam untuk mencari emas. Tetapi dinding bendungan di dekatnya runtuh, membanjiri poros dan terowongan.

“Nama-nama orang yang diyakini telah terperangkap telah mencapai 23 orang. Peluang menyelamatkan setiap orang yang selamat sangat tipis,” kata surat kabar itu mengutip Fortunate Muzulu, direktur untuk kawasan tersebut.

Kepada Herald, Muzulu, yang tidak mampu dihubungi untuk memperlihatkan komentar pada Kamis, menyampaikan bahwa pejabat pemerintah telah meminta pompa yang lebih besar dari penambang platinum Zimplats untuk mengalirkan air sehingga mampu mengevakuasi mayat.

Juru bicara RioZim Wilson Gwatiringa menyampaikan perusahaan itu tidak menambang di tanah tempat para penambang terperangkap dan membantu pejabat pemerintah dengan upaya penyelamatan.

Menurut data resmi, produsen emas skala kecil, termasuk penambang ilegal, menyumbang hampir 60 persen dari rekor hasil 33 ton emas yang diproduksi di Zimbabwe tahun lalu.

BACA JUGA:  Traveloka Terapkan Standar Perlindungan Data Berlapis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here