Ratusan Konglomerat Tiongkok Terlempar dari Daftar Orang Terkaya

0
195
Pendiri Alibaba Jack Ma Menjadi Pembicara Di Sela Sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 Di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali,
Pendiri Alibaba Jack Ma Menjadi Pembicara Di Sela Sela Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 Di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali,

LEBIH CEPAT – Ratusan konglomerat di Tiongkok terlempar dari daftar orang terkaya akhir koreksi yang terjadi di pasar modal Tiongkok dalam setahun terakhir.

Menurut riset Hurun Report, jumlah orang dengan kekayaan US$ 1 miliar (Rp 14 triliun) di Tiongkok (termasuk Taiwan dan Hong Kong) berkurang 161 orang dalam setahun terakhir (per 31 Januari 2019), dari 819 orang menjadi 658 orang. Tiongkok masih mempunyai lebih banyak miliarder dibanding AS dengan 584 orang, naik 13 tahun dalam setahun terakhir.

Tahun lalu, pasar modal Tiongkok tergerus sampai 25 persen sementara nilai tukar yuan juga terdepresiasi. Sentimen perang dagang AS-Tiongkok dan melambatnya pertumbuhan ekonomi menjadi penyebab turunnya pasar keuangan.

Salah satu konglomerat yang menderita rugi besar yaitu Ma Huateng, CEO perusahaan video game Tencent, yang kekayaannya turun 19 persen menjadi US$ 38 miliar. Saham Tencent merosot alasannya banyak game keluarannya yang belum menerima izin beredar.

CEO Dalian Wanda, Wang Jianlin, juga kehilangan 37 persen asetnya menjadi US$ 17 miliar. Kini, Jianlin lebih fokus menjual aset real estate dan perusahaan hiburannya.

Pendiri Alibaba Jack Ma justru bertambah kaya 20 persen menjadi US$ 39 miliar dan menjadi orang terkaya di Tiongkok. Kenaikan ini berkat naiknya valuasi Ant Financial, unit perjuangan pembayaran online Alibaba. CEO Amazon Jeff Bezos masih menjadi orang terkaya di dunia dengan aset US$ 147 miliar.

Penawaran saham perdana di Tiongkok juga sukses melahirkan konglomerat-konglomerat baru. Zhang Yong, pemilik restoran Haidilao, sekarang menjadi pengusaha restoran terkaya dengan kekayaan US$ 8,8 miliar. Miliarder gres lainnya yaitu pendiri startup ByteDance Zhang Yiming. Perusahaan yang populer berkat aplikasi TikTok tersebut sekarang bernilai US$ 75 miliar.

BACA JUGA:  Akhir Pekan, Jokowi Temani Cucu di Bogor

“Meskipun perekonomian Tiongkok melambat, tetapi ada penemuan yang terus berjalan. Hal ini terbukti dengan munculnya muka-muka gres dalam daftar orang terkaya kami, terbanyak dibandingkan negara-negara lain,” kata Rupert Hoogewerf, chairman Hurun Report.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here