Pengelola Tol Becakayu Diminta Bangun Terowongan

0
77
Pengelola Tol Becakayu Diminta Bangun Terowongan
Pengelola Tol Becakayu Diminta Bangun Terowongan

LEBIH CEPAT – Tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di sekitar simpang Bekasi Cyber Park (BCP) atau Metropolitan Mal (MM), Bekasi Selatan, Kota Bekasi, akan berdampak terhadap kepadatan kemudian lintas di Jalan Ahmad Yani. pemkot (Pemkot) Bekasi meminta pengelola untuk membangun terowongan bawah tanah di simpang Jalan Ahmad Yani.

Terkait seruan ini, pengelola Tol Becakayu yaitu PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) sedang melaksanakan studi kelayakan untuk membangun terowongan bawah tanah (underpass) atau jembatan layang (overpass) supaya tidak bersinggungan dengan arus kemudian lintas di Jalan Ahmad Yani.

“Apakah pembangunan underpass atau overpass, pada prinsipnya kami masih menunggu‎. Namun, kami siap saja membangun (underpass atau overpass),” kata Deputi Pimpinan Proyek PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), Deden Suharyana, Jumat (1/‎3/2019).

Dengan begitu, kata Deden Suharyana, arus kemudian lintas yang akan masuk atau keluar dari Tol Becakayu, tidak akan menambah kepadatan di sekitar Jalan Ahmad Yani. PT KKDM merencanakan pembangunan gerbang tol masuk dan keluar Tol Becakayu di sekitar Jalan RA Kartini sehingga tidak menambah kepadatan kemudian lintas di Jalan Ahmad Yani.

Jadi, kata Deden Suharyana, arus kemudian lintas dari Kota Bekasi menuju ke Jakarta, ketika melintas di simpang BCP atau MM, akan melalui overpass atau underpass, sehingga tak lagi bersinggungan dengan arus kemudian lintas di Jalan Ahmad Yani.

“Arus kemudian lintas (keluar-masuk Tol Becakayu) tidak bersinggungan dengan arus kemudian lintas di Jalan Ahmad Yani, tetapi melalui underpass atau overpass,” kata Deden Suharyana.

PT KKDM memastikan anggaran yang disediakan tahun ini, hanya untuk pembangunan Tol Becakayu sampai di sekitar BCP atau MM.

“Berikutnya, Tol Becakayu tak mungkin buntung (terputus) niscaya ada ending-nya. Wali Kota Bekasi dan Dinas Perhubungan melarang ada tiang jembatan Tol Becakayu, di tengah-tengah Jalan Ahmd Yani. Mungkin nanti akan dipasang tiang pancang di depan kantor PDAM dan tiang satunya lagi ada di BCP dengan bentangan jembatan panjang. Nanti akan ada gerbang tol masuk dan keluar di Jalan RA Kartini, supaya tidak menambah kemacetan di Jalan Ahmad Yani. Ujungnya Tol Becakayu ini masih dalam proses studi kelayakan, dengan penerapan teknologi apa, underpass atau overpass, masih dalam kami pelajari,” ujar Deden Suharyana.

BACA JUGA:  Jokowi Diminta Bentuk Tim Pencari Fakta Penculikan Aktivis

Dia memperkirakan banyak ‎sarana utilitas yang terdapat di sekitar simpang BCP sampai Jalan M Hasibuan, di antaranya ada aset Perusahaan Gas Negara (PGN), PLN, dan Telkom. “Kita yang menanggung biaya untuk merelokasi utilitas tersebut (kalau terpaksa dipindahkan),” ujar Deden Suharyana.

Pembangunan Tol Becakayu Seksi 2A sekarang sudah berada di lokasi antara RS Awal Bros sampai Jembatan Hotel Horison (MM). Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah menutup satu ruas di Jalan KHJ Noer Ali, supaya memberi ruang bagi pekerja Konstruksi memasang tiang pancang Tol Becakayu.

“Pemerintah kawasan meminta supaya pengelola Tol Becakayu membangun underpass di sekitar Jalan Ahmad Yani, supaya menghindari kepadatan kemudian lintas, ketika keluar masuk Tol Becakayu,” ujar Kepala Dishub Kota Bekasi, Yayan Yuliana.

Sejauh ini, kata dia, pemerintah sentra dan Pemkot Bekasi telah menggelar rapat koordinasi planning pembangunan underpass tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here