Kalau Ukurannya Bahasa Inggris, Cinta Laura Lebih Cocok Dibanding Prabowo

0
85
Kalau Ukurannya Bahasa Inggris, Cinta Laura Lebih Cocok Dibanding Prabowo
Kalau Ukurannya Bahasa Inggris, Cinta Laura Lebih Cocok Dibanding Prabowo

LEBIH CEPAT – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyindir kubu pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno soal presiden Indonesia harus andal berbahasa Inggris.

Di sela safari politik kebangsaan jilid IX di Lampung, Hasto Kristiyanto berdialog dengan ratusan milenial di Wood Stairs Cafe, Way Halim, Kota Bandar Lampung, Minggu (3/3/2019).

Evi milenial yang berprofesi guru memberikan bagaimana seorang Jokowi bisa membawa anak muda milenial semakin maju.

Menjawab hal itu, Hasto Kristiyanto menjelaskan bahwa milenial kerap disalahartikan sekedar transformasi kebudayaan mirip kebarat-baratan dan bahasa keinggris-inggrisan. Hasto pun menyindir kubu Prabowo-Sandi yang menyampaikan bahwa seorang pemimpin Indonesia harus andal berbahasa Inggris.

“Jangan dilihat dari sisi transformasi kebudayaannya. Kemudian, seperti keinggris-inggrisan, sehingga tim kampanye Prabowo mengatakan, jadi pemimpin itu Bahasa Inggrisnya harus hebat,” ujar Hasto Kristiyanto.

Jika mirip itu pemahamannya, ucap Hasto Kristiyanto, sosok aktris Cinta Laura lebih andal berbahasa Inggris daripada Prabowo. Pria kelahiran Yogyakarta itu pun berkelakar, bila ukurannya demikian, Cinta Laura lebih baik jadi presiden dibanding Prabowo. “Ya jikalau jadi presiden bahasa Inggrisnya harus hebat, Pak Prabowo kalah sama Cinta Laura. Cinta Laura saja yang jadi presiden, kira-kira mirip itu,” kelakar Hasto disambut riuh kalangan milenial.

Hasto Kristiyanto mengatakan, milenial harus dilihat dari perjuangan, dan daya kepeloporan. Karakter milenial yakni berani mengambil resiko, inovatif, dan mudah bergaul. Tak heran, generasi milenial dekat dengan teknologi digital, bisa berselancar ke seluruh dunia sehingga bisa mendapatkan gagasan lebih awal.

Menurut Hasto Kristiyanto, Jokowi sangat memahami perkembangan dunia dan huruf anak milenial. Sebagai calon presiden petahana, Jokowi mendorong pembangunan infrastruktur digital, biar kalangan milenial bisa mengikuti perkembangan dunia yang begitu cepat.

BACA JUGA:  Ivan Gunawan Keluarkan Koleksi Limited Edition untuk Ramadan

Satu di antaranya membangun Palapa Ring, proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang menjangkau 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel maritim mencapai 35.280 kilometer, dan kabel di daratan yakni sejauh 21.807 kilometer.

Jokowi kata dia, tidak hanya mempersiapkan infrastruktur buat anak milenial, tetapi mendorong mereka untuk percaya diri mewujudkan kreativitas berbasis kekayaan budaya sendiri. “Jokowi mendorong anak muda menjadi enterpreneur, tapi di dikala yang sama menyayangi negerinya,” kata Hasto Kristiyanto.

Di program itu, ditampilkan pertunjukan kebudayaan mirip tarian modern oleh anak sekolah, live music, sampai stand up comedy. Hadir Ketua Relawan Arus Bawah Jokowi Michael Umbas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here