Australia Fokus Kembangkan Pariwisata Indonesia Timur

0
185
Australia Fokus Kembangkan Pariwisata Indonesia Timur
Australia Fokus Kembangkan Pariwisata Indonesia Timur

LEBIH CEPAT – Pemerintah Australia berkomitmen untuk fokus memberi donasi dalam mengembangkan pariwisata di tempat Indonesia Timur (Intim).

Komitmen tersebut disampaikan Konsul Jenderal Australia untuk Makassar, Richard Mathews, dikala memberi sambutan dalam pembukaan Forum Pariwisata Australia-Indonesia Timur (Australia Eastern Indonesia Tourism Forum (AEITF) 2019, di Hotel Four Point Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (4/3/2019).

Menurut Mathews, Intim mempunyai banyak potensi pariwisata yang indah dan patut diperkenalkan kepada dunia. Untuk itu, Australia sangat tertarik memberi donasi dan dukungan, baik lewat pertukaran pengetahuan, edukasi, keahlian khusus, pelatihan, maupun pemasaran untuk pariwisata Intim.

“Saya pikir sangat masuk logika bahwa pemerintah dan kalangan bisnis Australia lebih fokus pada bagaimana mereka mampu berkontribusi dan memperoleh manfaat dari pembangunan dan kemakmuran Indonesia Timur melalui pariwisata. Kami telah menyusun jadwal yang meliputi banyak tantangan dalam mengembangkan destinasi pariwisata di Indonesia Timur secara berkelanjutan,” kata Mathews.

Dia mengungkapkan, AEITF 2019 yaitu jadwal pertama yang diadakan oleh Konjen Australia di Makassar, sebagai bentuk perlindungan bagi pengembagan pariwisata di Intim.

Acara ini bertujuan mempertemukan para profesional, pemerintah daerah, investor, konsultan, manajer, pemilik, akademisi, yang bekerja di sektor pariwisata Australia dan Indonesia.

Selama dua hari, lanjutnya, AEITF 2019 menggelar seminar, diskusi, dan festival perihal peluang pariwisata yang berkembang di provinsi timur Indonesia.

“Indonesia Timur mempunyai beberapa aset pariwisata yang fantastis, beberapa destinasi kelautan, budaya, dan geowisata paling indah di dunia. Destinasi wisata ini hanya beberapa jam terbang dari bab utara Australia, sehingga sangat layak untuk dikembagkan dan kami fokus mendukungnya,” ujar Mathews.

Dia menambahkan, dalam seminar yang diadakan, AEITF menghadirkan beberapa pembicara hebat dari kedua negara yang akan mengembangkan pengalaman dalam mengembangkan kemudahan pariwisata kelas dunia dan pengalaman pengunjung.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

Beberapa pembicara tersebut antara lain, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sulaiman, Kepala BKPM Thomas T Lembong (melalui video) dan walikota Gold Coast, Queensland, Tom Tate, dan Asisten Deputi Investasi Pariwisata, Henky Manurung.

Turut hadir yaitu pemilik dan pengelola situs wisata potensial gres dari seluruh provinsi di Intim, siswa serta lulusan dari kursus singkat Pariwisata Berkelanjutan untuk Pembangunan Berkelanjutan Australia Awards Indonesia.

“Kami juga mengundang para bupati dari tempat Indonesia Timur. Terima kasih dan selamat tiba di lembaga ini,” kata Mathews.

Dia mengatakan, Australia konsen mengembangkan pengetahuan dan mengadakan training alasannya yaitu masa depan industri pariwisata yang hebat hanya mampu dibangun atas dasar personel yang terlatih.

“Moto kami untuk Forum Pariwisata ini yaitu memperkuat relasi antar warga melalui pariwisata berkelanjutan, dan saya yakin ini akan menjadi hasil utama dari jadwal ini,” ujar Mathews.

Dia menambahkan, lewat AEITF, dibutuhkan semakin banyak orang Australia akan melaksanakan perjalanan ke Indonesia timur dan seiring waktu semakin banyak investor dan bisnis Australia akan mengembangkan relasi yang besar lengan berkuasa dan langgeng dengan kawan pariwisata di Indonesia timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here