Perempuan Berperan Bebaskan Bangsa dari Kemiskinan

0
179
Perempuan Berperan Bebaskan Bangsa Dari Kemiskinan
Perempuan Berperan Bebaskan Bangsa Dari Kemiskinan

LEBIH CEPAT – Ketua Yayasan Citra Kartini Indonesia (CIRI) Ayu Rosan mengajak wanita Indonesia untuk terus berkarya serta memotivasi masyarakat memperkokoh ekonomi nasional, menghapus kemiskinan, dan mengentaskan masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ajakan itu disampaikan Ayu dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2019, yang diperingati pada setiap tanggal 8 Maret.

“Perempuan Indonesia dikala ini bebas berkarya di banyak sekali bidang. Kita juga mempunyai kesamaan hak dengan kaum lelaki. Pencapaian ini harus dipertahankan untuk memajukan bangsa dan membebaskan wanita dari belenggu kemiskinan,” kata Ayu Rosan di Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

CIRI ialah sebuah institusi yang secara khusus membantu kaum wanita untuk menghasilkan karya-karya seni dan budaya orisinal bagi pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs).

Selain itu, CIRI juga secara aktif memotivasi kaum centennial, anak muda yang lahir pada rentang waktu 1990-an hingga pertengahan 2000-an untuk mempraktikkan bakat-bakatnya di bidang sosial, budaya, dan pemberdayaan potensi keluarga. Pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, CIRI Centennials melaksanakan agresi sosial untuk mengedukasi masyarakat perihal pengelolaan sampah plastik.

Lebih lanjut Ayu Rosan mengungkapkan, wanita sebagai tiang keluarga dan pemecah masalah (problem solver) secara konsisten wajib menjalankan tugasnya dalam rumah tangga, baik sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya. Kehidupan keluarga mampu dikatakan sukses apabila seorang ibu, yang notabene ialah wanita mampu berperan aktif untuk menopang kebutuhan ekonomi keluarga. “Intinya, sesukses apapun kita dalam karier dan jabatan, apakah di pemerintahan maupun dunia usaha, tetaplah keluarga nomor satu. Sebab kita ialah wanita sekaligus ibu yang menjadi acuan bagi belum dewasa kita,” terperinci Ayu Rosan.

Di sisi lain, Ayu Rosan juga mengapresiasi langkah-langkah nyata yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pemberdayaan wanita Indonesia.

BACA JUGA:  Pelaku Peretasan Data Capital One Ditangkap

Disebutkan, pemerintah secara konsisten terus mendorong keterlibatan kaum wanita di bidang pembangunan ekonomi dan sosial, melalui acara penyaluran kredit ultra mikro (UMI) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), yang menawarkan pelayanan bagi wanita prasejahtera tanpa modal untuk membuka dan membuatkan usaha.

“Jika wanita Indonesia makin maju, kesejahteraan bangsa niscaya meningkat. Ini menjadi bukti bahwa wanita harus makin produktif, terlibat aktif meningkatkan ekonomi keluarga dan sekaligus mengatasi duduk perkara bangsa secara efektif,” kata Ayu Rosan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Indonesia per September 2018 turun menjadi 9,66 persen atau 25,67 juta jiwa dibandingkan Maret 2018 sebesar 9,82 persen atau 25,95 juta jiwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here