RI-Singapura Kerja Sama Ekonomi Digital

0
108
RI Singapura Kerja Sama Ekonomi Digital
RI Singapura Kerja Sama Ekonomi Digital

LEBIH CEPAT – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan 3 MOU kolaborasi RI-Singapura di bidang ekonomi digital, di tengah-tengah penyelenggaraan Regional Investment Forum (RIF) di ICE BSD City, Selasa (12/3/2019).

Ketiga MOU tersebut adalah, MOU untuk mendirikan WeKode Coding School antara PT RISING Innovation Ventures dan SGFintech Pte Ltd, MOU untuk mendirikan co-working space antara PT. WeKode Techno-Preneur Hub dan SGFintech Pte. Ltd, dan MOU untuk penyediaan bakat digital antara PT RISING Innovation Ventures dan Glexindo.

“Kerja sama ini yaitu sesuatu yang ditunggu-tunggu, guna mengatasi kurangnya bakat di bidang ekonomi digital di Indonesia, kami menyambut baik inisitatif PT RISING Innovation Ventures dan SGFintech Pte Ltd untuk mendirikan coding school di Indonesia,” kata Menteri Komuninasi dan Informatika, Rudiantara.

WeKode akan menjadi sekolah coding RI-Singapura pertama yang rencananya akan didirikan di Indonesia. Jocelyn Luhur, selaku CEO PT RISING Innovation Ventures, menyatakan bahwa minat kaum milenial di bidang coding ini sangat tinggi, begitu juga ajakan pasar bagi coder.

Selain pendirian coding school, WeKode sekali lagi bekerja sama dengan SGFintech Pte Ltd, untuk mendirikan co-working space yang di disain khusus untuk menjadi inkubator-inkubator technopreurs bagi perjuangan rintisan (startups) Indonesia. Presiden Direktur SGFintech Pte Ltd, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fintech Singapura, Hock Lai, menyatakan bahwa coding school harus didukung dengan pembangunan co-working space guna terciptanya sebuah ekosistem yang memadai.
“Untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi digital, kita harus membuat bakat yang handal dan ekosistem yang akan mendukung terciptanya unicorn-unicorn gres di Indonesia”, ucapnya.

Kerja sama antara pelaku perjuangan tersebut difasilitasi oleh KBRI Singapura, yang pada kesempatan yang sama melaksanakan misi bisnis ekonomi digital dengan membawa 15 venture capitals asal Singapura ke Indonesia. Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya menekankan pentingnya perkembangan fintech dan blockchain serta tersedianya sumber daya insan yang handal dalam bidang coding untuk memanfaatkan potensi ekonomi digital di Indonesia yang diperkirakan bernilai US$ 130 milyar tahun 2020.

BACA JUGA:  Marcus/Kevin ke Final, Hendra/Ahsan Harus Terhenti

“Sebagai negara yang mempunyai valuasi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan valuasi sekitar US$ 130 milyar tahun 2020, yang diikuti Thailand USD 43 miliar, Indoneaia dinilai perlu untuk memanfaatkan peluang ini,” ucap Dubes Ngurah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here