Nahas, Teperdaya Wanita Cantik di ATM, Uang Warga Bogor Ludes

0
170
Biaya Transaksi
Biaya Transaksi

Nahas bagi Ade (26) warga Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Niat menerima uang, malah ludes alasannya adalah terkecoh perempuan anggun yang ternyata menguras uangnya ketika bertemu di gerai anjungan tunai berdikari (ATM).

Ditemui di Mapolsek Gunung Putri, Ade menuturkan, siapa mampu menolak jikalau dibantu seorang perempuan berparas anggun dengan gaya nyentrik nan menggoda.

Awal kisah ketika Ade pada jam istirahat, Selasa (26/3) berniat mengambil uang tunai di gerai ATM tidak jauh dari kantornya di Jalan Alternatif Nagrak, Kabupaten Bogor. Saat masuk gerai, Ade merasa kartu ATM-nya sulit untuk dimasukkan lisan mesin. Namun, sedikit dipaksa kartu pun masuk.

“Sempat transaksi, namun uangnya tidak keluar. Kartu pun ikut tertelan,” kisah Ade

Sejurus kemudian, tiba perempuan berparas putih, dengan tinggi semampai mencoba menegur. Keberadaan perempuan dengan pakaian serba minim itu, sepengetahuan Ade sudah ada sebelumnya dirinya bertransaksi.

“Orangnya cantik, aku pun tidak menaruh curiga. Kenapa mas, nyangkut yah, salah PIN kali?,” papar Ade menirukan perkataan perempuan misterius itu.

Namun, entah alasannya adalah termakan atau terhipnotis paras anggun perempuan tersebut ketika itu, Ade yang panik alasannya adalah saldonya terpotong menuruti saja perintah si perempuan tersebut.

“Pas disuruh masukin pin lagi sama cewek itu ya nurut aja, gak ada curiga pokoknya. Terus pas kartu keluar aku di minta untuk cari mesin ATM lain. Nah, pas coba di mesin lain aku kaget, saldo yang tadinya Rp 3.430.000, sisa Rp 230.000, padahal aku ambil Rp 500.00, ” kata Ade lesu.

Sesudah itu, perempuan itu menghilang seraya biar Ade untuk melapor ke pihak bank atau ke pihak polisi. Hingga kini, Kepolisian Sektor Gunung Putri, melalui Kapolsek dan Kanit Reskrim belum mampu dihubungi.

BACA JUGA:  Timnas U-22 Ditunggu Arak-arakan dan Bonus Rp 2,1 M

Terpisah, petugas jasa pengisian uang di ATM, Darius (33) menuturkan, belakangan modus penipuan ATM marak lagi. Bahkan mampu dibilang berevolusi, dengan beragam mudus.

Kata dia, hampir di setiap gerai ATM yang pernah ditangani, di wilayah Gunung putri dan Cileungsi kerap ditemukan benda-benda mirip klip, pentol korek api dan lempengan plat. Biasanya, dari banyaknya peristiwa kejahatan di gerai ATM, benda tersebut dipakai untuk menghambat mesin pelopor kartu supaya tersangkut.

Demikian menurutnya, tak jarang dalam satu gerai yang sudah di utak-atik tangan jahil kawanan kejahatan itu, Ia mampu mengumpulkan dua plastik keresek kartu ATM yang tertelan.

“Pernah juga kami bawa dua kantong plastik, isi kartu yang tertelan dalam satu machine, ” ujarnya.

Darius pun berharap, biar para nasabah kerap waspada ketika bertrasaksi di gerai ATM. Kata dia, yang perlu diperhatikan yakni, lisan masuk kartu. Bila kartu serat atau ada sesuatu yang mengganjal segera urungkan niat bertransaksi.

“Nasabah juga harus waspada. ATM yang paling kondusif ialah berada di dalam mal atau mini market alasannya adalah terawasi dengan baik,” tambah Darius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here