Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Diperkirakan Bergeser ke Kapal

0
128
Penumpang Kapal Turun Dari KM Umsini Saat Sedang Bersandar Di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/6).
Penumpang Kapal Turun Dari KM Umsini Saat Sedang Bersandar Di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/6).

Pemudik pada Idulfitri 2019 diprediksi bergeser ke moda kapal bahari karena tiket pesawat yang dinilai masih mahal. Hal itu diungkapkan pengamat transportasi Universitas Katholik Soegijapranata Djoko Setijowarno usai konferensi pers Hasil Survey Potensi Pemudik Angkutan Idulfitri 2019 di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

“Banyak peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas dan Pelabuhan Tanjung Perak itu yang berasal dari Kalimantan dan Sulawesi karena memakai moda udara lebih mahal,” kata Djoko Setijowarno.

Djoko Setijowarno menyebutkan jumlah pemudik tersebut didominasi pekerja informal, mirip pedagang, pekerja perkebunan dan pekerja informal lainnya.

Pergeseran tersebut, selain disebabkan karena mahalnya harga tiket pesawat juga peningkatan kemudahan dan layanan moda laut. “Kapalnya sudah nyaman kok, ada wifi walaupun berlayar 24 jam,” kata Djoko Setijowarno.

Selain itu, Djoko menyebutkan sudah ada angkutan pengumpan menuju pelabuhan, yakni bus Damri. “Kita minta nanti ditambah dan itu diinformasikan di kapal-kapal jangan hingga nanti ditangkap angkutan pelat hitam,” kata Djoko Setijowarno.

Pergerakan penumpang paling banyak, ialah dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menuju Jawa Tengah, Kalimantan Utara ke Surabaya. “Selain itu, dari Sulawesi, tapi ada juga dari Kalimantan ke Sulawesi, ke Parepare maupun Makassar,” kata Djoko Setijowarno.

Berdasarkan hasil survei potensi pemudik Angkutan Idulfitri 2019 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan, terdapat beberapa penggunaan moda yang berpotensi menurun jikalau dibandingkan moda yang dipilih pemudik pada tahun 2018, mirip pesawat turun 0,2 persen, sepeda motor turun 0,3 persen dan kendaraan beroda empat langsung turun 0,9 persen.

Sementara yang mengalami kenaikan antara lain ialah kereta api kelas bisnis naik 0,2 persen, dan kereta api kelas ekonomi naik 0,4 persen.

BACA JUGA:  BNN-Polda Sumut Bongkar Pabrik Ekstasi di Medan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here