Membuka Coffee Shop Dengan Modal Kecil

0
68

Membuka Coffee Shop Dengan Modal Kecil

Membuka coffee shop dengan modal kecil bukanlah hal yang mustahil, bahkan dengan modal di bawah 1 juta, asalkan kita sudah memiliki tempat usaha yang siap untuk digunakan dan mengangkat diri kita sendiri sebagai pegawaianya, untuk mengurusi semua hal di coffee shop tersebut, mulai dari menyeduh kopi, menghidangkan, menjadi kasir, hingga menentukan kebijakan dan mengatur pengeluaran coffee shop.

Masalahnya di sini, kebanyakan dari kita ingin memulainya dengan sebuah konsep yang luar biasa dan alat-alat kopi mahal nan canggih layaknya sebuah coffee shop besar dengan target penjualan puluhan atau bahkan ratusan cangkir kopi per harinya. Padahal kita baru memulainya dan mungkin coffee shop yang baru dibuka nantinya belum membutuhkan itu semua.

Sehingga, perlu adanya penyederhaan konsep dan pola pikir terlebih dahulu agar modal kecil yang kita miliki cukup untuk membuka sebuah coffee shop. Mulai dulu dengan alat kopi yang sederhana, lalu kembangkan kemudian dengan hasil penjualan yang sudah didapatkan.

Alat Kopi

Coffee shop tidak selalu identik dengan alat-alat kopi dengan harga yang sangat mahal, karena sebuah kopi sebenarnya dapat dibuat dengan alat yang sangat sederhana. Meskipun, hal ini nantinya akan berakibat pada sedikitnya varian jenis minuman kopi yang dapat dibuat di sebuah coffee shop.

Alat seduh kopi manual seperti vietnam drip, V60, atau french press memiliki harga yang sangat murah dan mudah didapatkan di toko-toko peralatan rumah tangga atau toko-toko online. Dengan alat tersebut, coffee shop sudah dapat membuat beberapa jenis minuman kopi yang layak untuk dijual, seperti vietnam kopi atau kopi susu. Apabila alat-alat murah tersebut pun masih belum terbeli, coffee shop masih bisa menjual varian minuman kopi tubruk yang hanya membutuhkan kopi dan air panas untuk membuatnya.

Belilah beberapa alat kopi tersebut di atas untuk menunjang proses penyeduhan kopi sehingga pembeli tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pesanannya. Selain itu, alat-alat tersebut dapat dipajang di meja penyeduhan kopi untuk menpercantik tampilan coffee shop dan memperkuat karakternya.

Seiring volume penjualan yang terus naik, kita dapat melengkapi alat-alat kopi yang belum terbeli, seperti aeropress, rockpresso, grinder biji kopi dan lain sebagainya, hingga nanti akhirnya coffee shop dapat membeli sebuah alat kopi berharga mahal seperti yang ada di coffee shop besar. Tentukan daftar pembelian alat kopi berikutnya setelah memiliki uang yang cukup agar tidak salah membeli alat.

Intinya, harga alat kopi yang mahal jangan dijadikan alasan untuk tidak membuka sebuah coffee shop, karena minuman kopi sendiri bahkan dapat dibuat tanpa alat apa pun, cukup diseduh dengan air panas secara manual.

Bahan Kopi

Dengan semakin banyaknya penjual biji kopi yang menjual dagangannya secara online, harga kopi di Indonesia menjadi semakin terjangkau dan mudah didapatkan. Coffee shop pemula dengan modal yang tidak terlalu besar dapat memanfaatkan hal tersebut, dengan menjadikan toko kopi online sebagai pemasok kopi mereka.

Pilihlah jenis-jenis kopi sesuai dengan alat-alat yang dimiliki dan target konsumen yang sudah ditetapkan. Intinya, pilihlah kopi dengan harga yang terjangkau terlebih dahulu dan kopi yang sudah siap seduh tanpa perlu pengolahan ini itu, mengingat terbatasnya alat yang dimiliki. Intinya, belilah kopi yang sudah digiling, karena kita belum memiliki grinder sendiri.

BACA JUGA:  Rempah Nusa Tawarkan Voucher Menginap Gratis di Bali

Kopi dengan harga 100 sampai 200 ribu per kg nya atau bahkah di bawah harga tersebut adalah kopi yang cukup ideal untuk sebuah coffee shop kecil. Hitunglah secara cermat harga kopi yang akan dibeli agar coffee shop dapat menjual secangkir kopi dengan harga yang sudah ditentukan, tidak rugi dan tetap mendapatkan keuntung yang cukup tanpa memberatkan calon konsumen kita. Hal ini penting, agar coffee shop dapat bersaing dengan coffee shop lainnya, baik secara harga maupun kualitas.

Sangat disarankan, untuk memiliki pengetahuan dasar mengenai jenis-jenis biji kopi, karakteristik rasanya dan cara-cara pengolahannya sebelum menentukan kopi mana yang akan dibeli, sehingga tidak terjadi asal beli.

Kursus

Banyak pemula dalam coffee shop tidak memasukkan biaya kursus sebagai modal mereka, padahal kemampuan penyeduan kopi yang baik menjadi salah satu faktor yang menentukan kesuksesan sebuah coffee shop atau bahkan langsung mempekerjakan seorang barista profesional yang sudah berpengalaman.

Mengingat modal awal yang kecil, kita dapat mensiasati kursus dengan membeli buku mengenai kopi atau belajar melalui internet, baik membaca artikel mengenai kopi maupun menonton video penyeduan kopi di Youtube. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk menghemat modal yang dimiliki tanpa sama sekali mengesampingkan peningkatan kemampuan kita mengenai pengolahan dan penyeduhan kopi.

Nantinya, seiring penjualan yang semakin meningkat, coffee shop harus menyisihkan keuntungannya untuk biaya kursus, agar kemampuan dan pengetahuan pemilik atau karyawan coffe shop selalu meningkat, serta selalu mendapatkan informasi yang terbaru dari industri perkopian. Inilah modal utama dalam menghadapi persaingan usaha kopi, tanpa peningkatan kemampuan dan pengetahun, coffee shop akan jauh tertinggal dari coffee shop lainnya dalam berbagai hal.

Strategi Promosi

Meskipun dengan modal awal yang kecil, coffee shop tetap harus menjalankan sebuah strategi promosi yang dapat membawa orang-orang untuk menjadi konsumennya atau bahkan menjadi seorang pelanggan. Tanpa promosi, coffee shop yang baru buka akan sulit mencapai target penjualan kopi harian, karena sedikitnya jumlah pengunjung.

Untuk itu, coffee shop harus menetapkan strategi promosi yang efektif namun berbiaya murah atau bahkan gratis. Cara yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sosial media dan internet. Pemilik coffee shop dapat membuat akun Instagram dan Facebook, lalu memperkenalkan coffee shop-nya kepada komunitas-komunitas online yang ada. Bila memungkinkan, tawarkan beberapa orang untuk mencicipi kopi secara gratis dan meminta mereka untuk menuliskan kesannya di sosial media milik mereka.

Pemilik coffee shop juga dapat merangkul berbagai komunitas untuk mau mengadakan acara kumpul-kumpulnya di coffee shop miliknya. Ini akan menjadi promosi dari mulut ke mulut yang cukup efektif dan memberikan dampak promosi yang sangat cepat.

Seiring penjualan yang semakin meningkat, coffee shop harus memiliki dana tersendiri untuk melakukan promosi rutin agar coffee shop semakin terkenal dan pengunjung semakin banyak. Usahakan untuk membeli slot iklan, membayar influencer Instagram lokal, membuat selebaran dan memberikan promo-promo tertentu. Targetnya, coffee shop menjadi lebih terkenal dari pada coffee shop pesaing, dan menjadi pilihan utaman saat orang ingin mengunjungi tempat untuk ngopi.

Intinya, memiliki coffee shop dengan modal kecil adalah hal yang mungkin, lakukan efisiensi semaksimal mungkin, tingkatkan terus pengetahuan mengenai kopi, disiplin untuk selalu mencapai target penjualan yang sudah ditenukan dan kembangkan coffee shop dari keuntungan penjualan yang sudah didapatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here