Penanganan Tepat Alergi Susu Sapi

0
146
Penanganan Tepat Alergi Susu Sapi
Penanganan Tepat Alergi Susu Sapi

Angka peristiwa dan risiko alergi pada anak, terutama terhadap makanan, masih terus ada di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof Dr Budi Setiabudiawan, mengatakan, alergi susu sapi diakibatkan oleh respon sistem imun yang tidak normal terhadap protein susu sapi (whey dan kasein). Hal ini perlu menjadi perhatian alasannya susu yaitu salah satu sumber protein yang diperlukan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Disini, tugas orang bau tanah khususnya Ibu sangat penting untuk mencegah dan menangani kondisi alergi, termasuk santunan nutrisi yang tepat,” ungkap Prof Budi di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Prof Budi menambahkan, beberapa faktor yang mampu meningkatkan risiko alergi pada si Kecil, antara lain riwayat alergi pada keluarga, kelahiran caesar, dan polusi termasuk polusi udara dan asap rokok.

“Gejala umum yang sering muncul dikala alergi yaitu gangguan pada kulit mirip muncul bintik- bintik merah, gangguan saluran pernapasan mirip asma, dan gangguan saluran pencernaan. Alergi pada si Kecil yang tidak ditangani dengan sempurna mampu meningkatkan risiko penyakit degeneratif, mirip obesitas, hipertensi, dan sakit jantung,” terperinci Prof Budi.

Selain itu, kata Prof Budi, si Kecil dengan alergi berisiko mengalami keterlambatan pertumbuhan. Karena itu, apabila si Kecil sudah terindikasi mempunyai alergi susu sapi, ia tetap membutuhkan alternatif sumber protein untuk pemenuhan nutrisinya.

“Si Kecil dengan risiko alergi masih mampu mengonsumsi alternatif susu sapi, mirip susu pertumbuhan yang mengandung formulasi khusus terhidrolisis ekstensif, asam amino, susu dengan materi dasar kedelai atau soya,” tambah Prof Budi.

Brand Manager Allergy Care Sarihusada, Meutia Athaya, mengatakan, pemahaman masyarakat khususnya para Bunda mengenai pencegahan dan penanganan alergi pada si Kecil perlu terus ditingkatkan semoga anak tetap mampu tumbuh dan berkembang dengan optimal.

BACA JUGA:  Khasiat Labu Siam Untuk Kesehatan Tubuh

Untuk itu, pihaknya meluncurkan kampanye #BundaTanggapAlergi menjadi undangan bagi para Bunda untuk aktif mengenali semenjak dini tanda-tanda dan cara mengatasi risiko alergi pada si Kecil dengan melaksanakan gerakan 3K, yaitu Kenali risiko dan gejalanya, Konsultasikan ke dokter semoga Si Kecil menerima penanganan yang tepat, dan Kendalikan penyebab alergi dengan nutrisi yang sempurna semoga Si Kecil mampu tetap tumbuh dengan optimal.

“Selain itu, kami juga menyediakan susukan isu semoga Bunda mampu saling menyebarkan pengalaman, tes risiko & tanda-tanda alergi, serta berkonsultasi dengan dokter seorang ahli alergi melalui www.alergianak.com. Kami percaya seluruh anak Indonesia, dengan dan tanpa alergi, mampu berkembang dan bertumbuh menjadi anak generasi maju, tentunya dengan edukasi serta solusi nutrisi yang tepat,” kata Meutia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here