1 Mei, Tarif Ojol Berlaku di 5 Kota

0
128
1 Mei, Tarif Ojol Berlaku di 5 Kota
1 Mei, Tarif Ojol Berlaku di 5 Kota

Kementerian Perhubungan (Kemhub) memberlakukan Keputusan Menteri Perhubungan (Kemenhub) terkait biaya jasa ojek online (ojol) mulai 1 Mei 2019. Untuk tahap awal, kebijakan perihal biaya ini gres diterapkan di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

Adapun keputusan yang dimaksud yaitu Keputusan Menteri Perhubungan (KM) No 348/2019 perihal Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi. Keputusan itu ditegaskan memang berlaku efektif 1 Mei 2019.

“Kami mengumumkan besok mulai diberlakukan. Kami akan mulai berlakukan di ima kota, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Apa yg kita lakukan ini akan dievaluasi sesudah satu minggu,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Jakarta, Selasa (30/4).

Menhub menerangkan, alasan pemilihan lima kota alasannya yaitu pihaknya ingin melihat terlebih dahulu dinamika yang terjadi dengan diterapkannya peraturan gres soal biaya jasa ojol di kota-kota tersebut.

“Kalau dinamikanya itu terjadi baik tidak ada riak-riak, kita pribadi berlakukan. Namun jika ada persoalan yang lain bahkan belum terbayangkan oleh kita. Kita cukup me-manage lima kota dengan suatu cara kebersamaan,” ungkap Budi Karya.

Kementerian Perhubungan (Kemhub) memutuskan ongkos jasa higienis yang diterima pengemudi ojol (ojol) di Jabodetabek atau zona 2 minimal Rp 2.000 per km dan maksimal Rp 2.500 per km. Adapun untuk zona 1 besaran ongkos jasa minimal yang diterima pengemudi Rp 1.850 per km dan maksimal Rp 2.300 per km. Sedangkan, zona 3 ongkos minimal yang diterima pengemudi Rp 2.100 per km dan ongkos maksimal Rp 2.600 per km.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemhub Budi Setiyadi menjelaskan, pihaknya membagi ketentuan biaya jasa dalam tiga zona, yakni zona 1 (Sumatera, Jawa selain Jabodetabek, Bali), zona 2 (Jabodetabek), dan zona 3 (Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, dan Papua).

BACA JUGA:  Menkes Terawan Fokuskan Empat Program Prioritas

“”Untuk zona 2 Jabodetabek, biaya jasa batas bawah Rp 2.000 nett (bersih) diterima pengemudi dan batas atas Rp 2.500 nett untuk pengemudi,” kata Budi.

Terdapat jarak minimal ojol sejauh 4 km sehingga meskipun jarak yang ditempuh penumpang 1, 2, atau 3 km, penumpang tetap dikenakan biaya untuk jarak 4 km. Karenanya, terperinci Budi, ongkos higienis yang diterima pengemudi ojol Jabodetabek minimal Rp 8.000 dan maksimal Rp 10.000 untuk 4 km pertama.

“Nilai tersebut yaitu higienis yang diterima pengemudi dan di luar pecahan yang dikenakan aplikator maksimal 20 persen. Potongan ini yaitu biaya tidak pribadi berupa biaya sewa penggunaan aplikasi,” terperinci Budi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here