Rini Soemarno Optimistis Proyek KA Cepat Selesai Akhir 2020

0
13
Rini Soemarno Optimistis Proyek KA Cepat Selesai Akhir 2020
Rini Soemarno Optimistis Proyek KA Cepat Selesai Akhir 2020

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M Soemarno, memastikan pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada bab tunnel Walini telah berjalan baik dan akan mencapai 60 persen di selesai 2019. Proyek itu sendiri ditargetkan selesai dibangun pada selesai 2020 dan bakal menjadi kereta cepat pertama di Asia Tenggara.

Hal ini diungkapkan Rini ketika menyaksikan eksklusif penembusan tunnel Walini. Setelah pengerjaan yang dilaksanakan selama 15 bulan, tunnel dengan panjang 608 meter ini menjadi tunnel pertama dari 13 tunnel KCJB lainnya yang berhasil ditembus.

“Akhir tahun 2019 progresnya bisa mencapai 60 persen. Saya akan terus mengawal dan memastikan proyek berjalan baik. Semua ini juga tidak terlepas dari pemberian dari semua pihak, baik Pemerintah Daerah Jawa Barat, stakeholders, dan masyarakat,” ungkap Rini.

Rini menegaskan, pemerintah melalui Kementerian BUMN terus mendorong penyelesaian proyek KCJB sehingga nantinya kehadiran proyek ini bisa membuat pusat-pusat perekonomian baru.

“Sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi, eksistensi proyek ini bertujuan mengurai kepadatan baik di Jakarta maupun di Bandung sehingga bisa membuat pusat-pusat perekonomian yang gres dan mendorong pemerataan ekonomi. Kita optimistis proyek ini berjalan baik dan bila kita bisa selesaikan selesai 2020, ini bisa jadi kereta cepat pertama di Asia Tenggara,” tutur Rini.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Chandra Dwiputra, menyampaikan, apresiasi kepada para kontraktor atas keberhasilannya menembus tunnel Walini. Pengerjaan tunnel selama ini menjadi menjadi salah satu prioritas dalam proyek KCJB dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan dan durasi kerja yang lama.

Apresiasi yang sama juga ditujukan kepada pemerintah yang selama ini terus menunjukkan pemberian dan berperan aktif dalam menuntaskan sejumlah kendala yang dihadapi ketika mengerjakan proyek KCJB.

BACA JUGA:  Paus Fransiskus: Messi Hebat Tapi Bukan Tuhan

“Berkat pemberian dari seluruh pihak, kini, proyek KCJB telah mencapai progres 17,38 persen. Pembangunannya sedang digelar secara masif dan merata di banyak sekali titik guna mencapai sasaran progres pada selesai tahun sebesar 59,78 persen. Milestone ini akan semakin menumbuhkan doktrin dalam diri masyarakat Indonesia bahwa mempunyai kereta cepat di Indonesia bukan lagi menjadi harapan yang tidak bisa diwujudkan,” ungkap Chandra.

Sebagai tunnel pertama yang berhasil ditembus, tunnel Walini mempunyai lebar diameter dalam mencapai 12,6 m dan lebar diameter luar mencapai 14,3 meter. Terowongan yang berlokasi di Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat ini mempunyai wesel di dalamnya serta dua jalur kereta cepat dengan posisi DK95+472 pada inlet dan DK96+080 pada outlet. Sisi outlet dari tunnel ini akan eksklusif terhubung dengan Stasiun Walini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here