Tim Arung Jeram Putri Indonesia Rebut Juara Dunia

0
84
Tim Arung Jeram Putri Indonesia Rebut Juara Dunia
Tim Arung Jeram Putri Indonesia Rebut Juara Dunia

Tim U-23 arung penderasan putri Indonesia sukses merebut juara dunia pada event IRF R6 World Rafting Championships 2019 yang diselenggarakan di Tully River, Cairns, Australia selesai pekan lalu. Kemenangan ini dipastikan sesudah mereka menuai skor 301 di lomba pengarungan sungai jarak panjang (Down River Race).

Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI), Amalia Yunita menyampaikan srikandi Merah Putih sukses menjadi juara dunia sesudah membawa pulang 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Ia mengapresiasi usaha tim yang berlomba di lomba Arung Jerman dunia ini, bahkan dirinya menjadi official judge dan turut menyaksikan keberhasilan tim di lokasi lomba.

“Saya sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam usaha ini, terutama kepada atlet, pelatih, manager dan juga rekan-rekan pengurus di sentra dan tempat yang telah bekerja keras bahwasanya tanpa pamrih untuk sanggup mendukung tim. Tim telah berjuang secara luar biasa di luar kemampuan mereka. Kemenangan mereka ialah alasannya ialah mereka mempunyai mental baja dan sangat antusias untuk mengibarkan Merah Putih di negara Kangguru ini,” ujar ia dalam keterangannya Jumat (24/5/2019).

Ketua Bidang Bina Prestasi, Wien Soeharjo menyampaikan pihaknya menyadari persaingan di kelas Open sangatlah berat. Untuk menembus angka 8 besar di kelas itu pun sudah prestasi yang luar biasa. Karena itu PB FAJI menentukan memfokuskan pemberian pada tim U23 dan U19, dimana peluang untuk mendulang medali masih dimungkinkan.

IRF World Rafting Championship (WRC) ialah kejuraan dunia arung penderasan yang digelar oleh International Rafting Federation (IRF) dalam kelas R6 dengan 6 orang pendayung dan R4 dengan 4 orang pendayung secara berseling setiap tahunnya. Indonesia pernah menjadi tuan rumah pada IRF WRC 2015 dan mendulang 24 medali, dimana 3 diantaranya ialah medali emas.

BACA JUGA:  Korban Tewas Banjir Nepal Bertambah, Ribuan Kehilangan Rumah

Keberhasilan ini menciptakan besar hati sang instruktur Tim U-23 Arung Jeram Putri Indonesia, Aceng bangga. Dia mengaku tak menyangka bisa berhasil meraih prestasi besar ini untuk tim dari desa di sekitar Sungai Citarik ini.

“Target kami awalnya hanya menerima 1 emas dan masuk 3 besar, serta memperbaiki posisi tim U-23 Putri Indonesia sebelumnya. Target tersebut saya patok mengingat tim gres saja masuk ke tingkatan U23. Pada kejuaraan dunia sebelumnya tim masih bertanding pada kelas U19. Terlebih lagi postur badan tim yang jauh lebih kecil dari lawan-lawannya. Dan, dikala pada hasilnya mereka berhasil merebut 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu dan secara keseluruhan menjadi juara umum, saya merasa mereka telah berjuang secara luarbiasa,” ungkap dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here