Tak Bayar Gaji Karyawan, PT Graha Nakula Persada Disomasi

0
34
Tak Bayar Gaji Karyawan, PT Graha Nakula Persada Disomasi
Tak Bayar Gaji Karyawan, PT Graha Nakula Persada Disomasi

Nahas menimpa sejumlah karyawan dari Jenja Club dan Longue Jakarta. Pasalnya, karyawan yang berjumlah 31 orang tersebut belum menerima sebagian hak honor selama tiga bulan terhitung semenjak bulan Maret hingga Mei 2019.

Para karyawan lantas menagih kepada pihak perusahan. Hak tertunda tersebut pun dibayar secara cicil. Perusahan nulai menyicil pada 22 April 2019 sejumlah satu juta rupiah per orang untuk periode Maret. Lalu tanggal 27 April 2019, managemen mencicil lagi upah karyawan untuk periode Maret sebesar Rp 2 juta rupiah. Itu pun tidak semua menerima upah.

Merasa dirugikan, para karyawan tersebut mencari keadilan. Melalui kuasanya hukumnya melaksanakan gugatan kepada PT Graha Nakula Persada yang menaungi Jenja Club Lounge & Bar itu pada tanggal 27 Mei 2019.

“Perwakilan karyawan dari Jenja Club Jakarta tiba kepada kami meminta keadilan untuk menjadi kuasa aturan dari 31 orang yang sudah hampir 3 bulan tidak digaji dan menerima THR,” ujar Mario Pranda selaku kuasa aturan para karyawan tersebut kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/5/2019).

Menurut Mario, PT Graha Nakula Persada diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 ihwal Ketenagakerjaan dan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 ihwal THR.

“Dan mengabaikan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2019 dan diduga keras melaksanakan tindakan pidana penggelapan dalam jabatan pasal 374 jo 378 KUHP,” katanya.

Namun, kata Mario, gugatan pertama tidak digubris. Pihaknya pun pribadi melayangkan gugatan kedua pada tanggal 31 Mei 2019 dengan batasan respon selama 1x 24 jam. “Namun salah satu direksi atas nama Mike meminta waktu hingga sehabis lebaran gres akan memberi jawaban secara tertulis,” katanya.

BACA JUGA:  ASEAN Perkuat Kerja Sama untuk Kendalikan Perubahan Iklim

Padahal, kata Mario, berdasarkan klarifikasi kliennya, pihak managemen menjanjikan akan memperlihatkan upah pada karyawan pada tanggal 15 Mei 2019 dan THR akan di berikan pada H-7 sebelum hari raya idul fitri pada tanggal 29 April 2019.

“Kami akan tempuh jalur aturan baik perdata maupun pidana demi kepastian aturan atas hak klien kami. Perilaku korporasi Jenja kami anggap tidak mempunyai budbahasa yang baik dalam menuntaskan dilema ini,” tegasnya.

Karyawan dari Jenja Club dan Longue Jakarta bersama kuasa aturan mereka, Mario Pranda (kedua dari kanan, baju putih), berkumpul membahas gugatan kepada pihak administrasi di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here