Polisi Tangkap Pencuri Tas Berisi Pistol Saat Rusuh 22 Mei

0
15
Polisi Tangkap Pencuri Tas Berisi Pistol Saat Rusuh 22 Mei
Polisi Tangkap Pencuri Tas Berisi Pistol Saat Rusuh 22 Mei

Polres Metro Jakarta Barat, membekuk seorang cowok berinisial SJ alias Vianz Jinkz (29), pelaku pembobol beling kendaraan beroda empat Brimob dan menggondol tas berisi senjata api, pada dikala terjadi kerusuhan massa, di Jalan Raya Tali, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, 22 Mei 2019.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan tim adonan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap SJ di Perumahan Cahaya Darusalam, Setu Jengkol, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa (11/6/2019).

“Ya benar, telah dilakukan penangkapan terhadap satu pelaku yang memecahkan beling kendaraan beroda empat Brimob dan mencuri tas yang berisikan senpi,” ujar Argo, Rabu (12/6/2019).

Dikatakan, penangkapan pelaku bermula dari penyidik yang menganalisis kamera pengawas atau CCTV yang berada di akrab lokasi. Penyidik lalu mengidentifikasi dan kesudahannya berhasil mendeteksi pelaku di Perumahan Cahaya Darusalam, Bekasi.

“Pelaku selanjutnya ditangkap di rumahnya, berikut diamankan sejumlah barang bukti,” ungkap Argo.

Barang bukti yang diamankan, antara lain satu pucuk pistol Glock 17, 13 butir peluru, sepeda motor Honda Vario, empat handphone, jaket, beberapa pelengkap emas, dan uang tunai Rp 1.135. 000.

“Pelaku mengakui bahwa benar sesuai CCTV, ia mengambil tas yang berisi uang Rp 50 juta, STNK motor, kartu ATM, kartu anggota, dan senjata api dari kendaraan beroda empat Brimob yang telah dirusak pelaku serta massa. Uang yang dicuri digunakan pelaku untuk membeli burung, bayar utang dan beli emas. Untuk barang bukti tas, kartu ATM, dan kartu anggota dibakar untuk menghilangkan barang bukti,” katanya.

Akibat perbuatannya, SJ dijerat Pasal 363 kitab undang-undang hukum pidana perihal pencurian dengan pemberatan, Pasal 170 kitab undang-undang hukum pidana terkait perusakan terhadap barang, dan Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Nomor 12 Tahun 1951 perihal Undang-undang Darurat alasannya adalah menguasai senjata api secara ilegal.

BACA JUGA:  Quattrick Beto Bawa Indonesia Gilas Vanuatu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here