Kalahkan Dua Korea, Voli Putra Indonesia Juara Turnamen Persahabatan

0
82
Kalahkan Dua Korea, Voli Putra Indonesia Juara Turnamen Persahabatan
Kalahkan Dua Korea, Voli Putra Indonesia Juara Turnamen Persahabatan

Tim bola voli putra Indonesia karenanya meraih juara pada turnamen Asian Peace Cup International Volleyball Competition 2019 yang berlangsung 23-25 Juni di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta. Tim yang diwakili klub Bhayangkara Samator mencatatkan dua kemenangan yang diikuti.

Dalam adu terakhir, Selasa (25/6/2019) Nizar Julfikar Munawar dan kawan-kawan memastikan juara usai menekuk Korea Utara 3-1. Sebelumnya pada Minggu (23/6), tim Indonesia yang diasuh Ibarsjah Djanu Tjahjono menang 3-2 atas Korea Selatan. Pada kategori putra, peringkat kedua diduduki oleh Korut, sedangkan Korsel menghuni peringkat ketiga.

Turnamen Asian Peace Cup 2019 ini merupakan edisi perdana dan di potongan putri diikuti empat negara akseptor yaitu Korea Utara, Korea Selatan, Vietnam dan Indonesia selaku tuan rumah pertama penyelenggaraan. Tim putri diwakili oleh Popsivo Polwan, juara Proliga 2019.

Para akseptor diwakili klub negara masing-masing dan tidak membawa bendera tim nasional.

Sementara di potongan putri tim Vietnam keluar sebagai juara diikuti tim Korsel di peringkat kedua. Tim Indonesia harus puas di urutan ketiga kemudian diikuti tim Korut di peringkat empat.

“Turnamen persahabatan ini sebagai persiapan untuk skuat yang menuju persiapan pelatnas SEA Games 2019 Filipina sekaligus mengembalikan kondisi sehabis Idulfitri kemarin. Kami harapkan bisa menjadi contoh para atlet untuk menghadapi SEA Games 2019. Sebab melalui turnamen ini, para atlet sudah bisa pribadi berhadapan melawan tim voli luar negeri,” kata instruktur tim bola voli putra Indonesia, Ibarsjah.

Olahraga Mempersatukan
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman menyatakan Korea Utara dan Korea Selatan menyatu lewat olahraga yaitu turnamen bola voli ini.

“Lewat olahraga khususnya cabang olahraga voli yang diprakarsai KONI Pusat, kami terbuka menyatukan Korea. Tentu kami berterima alasannya adalah Korsel percaya pada KONI untuk menciptakan turnamen ini. Hal ini sebagai gagasan strategis juga berkat kerjasama dengan Korut,” kata Tono pada upacara penutupan program di Jakarta, Selasa (25/6/2019) malam.

BACA JUGA:  Mengarungi Pesona Kepulauan Tanpa Gerbang

Diakui, Korsel dan Korut setuju lewat turnamen ini mereka menjadi satu kesatuan. Olahraga terbukti bisa membangun persahabatan kedua negara menjadi satu sekaligus menyatukan.

“Saat ini di Jakarta, Indonesia memang gres cabor voli. Besar kemungkinan pada Oktober 2019 mendatang akan berlanjut ke kota Pyongyang di Korea Utara dan cabor berikutnya menyusul panahan, taekwondo, renang, baseball dan lainnya,” ungkap Tono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here