Garuda Didenda Rp 100 Juta atas Pelanggaran Laporan Keuangan

0
85
Garuda Didenda Rp 100 Juta atas Pelanggaran Laporan Keuangan
Garuda Didenda Rp 100 Juta atas Pelanggaran Laporan Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenakan hukuman manajemen terhadap PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atas pelanggaran yang ditemukan dalam laporan keuangan 2018.

“Sanksi administratif berupa denda dikenakan baik kepada direksi, emiten maupun komisaris,” kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal Modal III Fakhri Hilmi dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Pertama, mengenakan hukuman administratif berupa denda sebesar Rp 100 juta kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atas pelanggaran terhadap Peraturan OJK Nomor 29/POJK.04/2016 ihwal Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.

Kedua, mengenakan hukuman administratif berupa denda masing-masing sebesar Rp 100 juta kepada seluruh anggota Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atas pelanggaran Peraturan Bapepam Nomor VIII.G.11 ihwal Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan.

Ketiga, mengenakan hukuman administratif berupa denda sebesar Rp 100 juta secara tanggung renteng kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang menandatangani Laporan Tahunan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode tahun 2018 atas pelanggaran Peraturan OJK Nomor 29/POJK.04/2016 ihwal Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.

Selain itu, mengenakan hukuman administratif berupa Pembekuan Surat Tanda Terdaftar (STTD) selama satu tahun kepada Kasner Sirumapea (Rekan pada KAP Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan (Member of BDO International Limited)) dengan STTD Nomor: 335/PM/STTD-AP/2003 tanggal 27 Juni 2003 yang telah diperbaharui dengan surat STTD Nomor: STTD.AP-010/PM.223/2019 tanggal 18 Januari 2019, selaku Auditor yang melaksanakan audit LKT PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk per 31 Desember 2018 atas pelanggaran Pasal 66 UU PM jis.

Peraturan OJK Nomor 13/POJK.03/2017, Standar Audit (SA) 315 Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) ihwal Pengidentifikasian & Penilaian Risiko Kesalahan Penyajian Material Melalui Pemahaman atas Entitas dan Lingkungannya, SA 500 SPAP ihwal Bukti Audit, SA 560 SPAP ihwal Peristiwa Kemudian, dan SA 700 SPAP ihwal Perumusan Suatu Opini dan Pelaporan atas Laporan Keuangan.

BACA JUGA:  Gugatan CNN soal Acosta Dikabulkan, Ini Kata Trump

Memberikan Perintah Tertulis kepada KAP Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan (Member of BDO International Limited) untuk melaksanakan perbaikan kebijakan dan mekanisme pengendalian mutu atas pelanggaran Peraturan OJK Nomor 13/POJK.03/2017 jo. SPAP Standar Pengendalian Mutu (SPM 1) paling lambat tiga bulan sesudah ditetapkannya surat perintah dari OJK.

“Pengenaan hukuman dan/atau perintah tertulis terhadap PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Direksi dan/atau Dewan Komisaris, AP, dan KAP oleh OJK diberikan sebagai langkah tegas OJK untuk menjaga iktikad masyarakat terhadap industri Pasar Modal Indonesia,” ujar Fakhri Hilmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here