Child’s Play, Boneka Chucky Canggih Pembawa Dendam

0
51
Child’s Play, Boneka Chucky Canggih Pembawa Dendam
Child’s Play, Boneka Chucky Canggih Pembawa Dendam

Tiga dekade sesudah film Chucky pertama besutan sutradara Tom Holland, Child’s Play (2019) tiba untuk meneror generasi selanjutnya. Chucky reboot menunjukkan sebuah hiburan gres bagi para pencinta film thriller. Kini, boneka Chucky hadir lebih erat dengan masyarakat urban, dan kisahnya pun mengikuti perkembangan zaman, dengan basis teknologi mutakhir.

Kisah film ini dimulai dengan kondisi masyarakat urban yang tergila-gila dengan kecanggihan teknologi pintar. Hingga alhasil sebuah perusahaan besar berjulukan Kaslan meluncurkan sebuah boneka pintar. Boneka Buddi, ialah nama produknya. Boneka Buddi tidak dijual dengan harga murah. Pasalnya boneka berambut merah dan baju garis berwarna ini ialah boneka yang sangat canggih. Ia bisa berkomunikasi, mendeteksi wajah pemiliknya, mengontrol semua barang elektronik dengan sensor di jarinya, dan setia kawan.

Hingga akhirnya, semua anak termasuk Andy Barclay (Gabriel Bateman) berharap mempunyai mainan mahal ini. Namun alasannya ialah tidak bisa membelikan boneka untuk anaknya, Karen Barclay (Aubrey Plaza) membawa pulang boneka Buddi yang telah dikembalikan oleh konsumen, alasannya ialah mengalami kerusakan.

Awalnya, Andy dan boneka barunya yang diberi nama Chucky (suara: Mark Richard Hamill) ini mempunyai kekerabatan spesial, walau terkadang kerusakan Chucky menciptakan Andy ketakutan. Namun semakin Chucky mempelajari gerak-gerik dan emosi Andy, boneka ini pun berubah. Chucky tidak tinggal diam. Segala cara ia akan lakukan, bila sahabat baiknya itu mempunyai dendam alasannya ialah tersakiti.

Dari sepenggal sinopsis ini terlihat sudah perbedaannya, bila pada film Childs Play (1988), Chucky ialah si pembunuh keji yang dirasuki arwah, tetapi sekarang Chucky ialah boneka pembunuh alasannya ialah terjadi kerusakan sistem pada perangkat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. Childs Play dengan gubahan terbarunya ini dirasa lebih berbahaya di zaman ponsel berakal mirip dikala ini.

BACA JUGA:  Calum Scott Tutup Prambanan Jazz Hari Pertama

Dengan demikian, kedekatan personal film ini dirasa cukup besar lengan berkuasa dan menghibur dibandingkan dongeng terdahulu. Kini, penonton tidak hanya sekadar merasa ngeri melihat pembantaian keji si Chucky, tetapi sisi humor gelap di film ini juga berhasil menciptakan penonton tertawa lebar di kondisi denting sekalipun.

Dari sisi pemain, kehadiran pemeran kecil Gabriel Bateman sebagai bintang utama dinilai cukup memuaskan. Dalam film ini ia berperan sebagai anak tunarungu, dan pendiam. Ia tidak mempunyai sobat erat kecuali Chucky, sampai alhasil dua cukup umur berjulukan Pugg (Ty Consiglo) dan Falyn (Beatrice Kitsons) menjadi sobat barunya. Meski tugas dua pemeran cukup umur ini tidak banyak, tetapi kehadiran mereka sangat membantu film ini menjadi cair.

Secara keseluruhan, film dengan pembagian terstruktur mengenai usia 17 tahun ini menyampaikan ketegangan sekaligus hiburan bagi penontonnya. Namun, bersiaplah melihat kucuran darah, dan ragam agresi pembunuhan sadis di film yang akan tayang pada pertengahan Juli 2019.

Judul: Child’s Play

Sutradara: Lars Klevberg

Pemain: Gabriel Bateman, Mark Richard Hamill, Aubrey Plaza, Ty Consiglo, dan Beatrice Kitsons

Genre: Thriller

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here