Terima Ajakan Ansy, BTP Ingin ke Kupang

0
6
Terima Ajakan Ansy, BTP Ingin ke Kupang
Terima Ajakan Ansy, BTP Ingin ke Kupang

Basuki Tjahaja Purnama atau BTP menyambut antusias seruan anggota dewan perwakilan rakyat RI terpilih NTT Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema untuk berkunjung ke Kupang. Rencana BTP ke Kupang muncul sesudah dua sobat itu bertemu di kediaman mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

“Saya mau ke Kupang nanti, tinggal atur waktu dengan Ansy biar mampu ketemu di sana. Mudah-mudahan pas beliau syukuran waktu saya juga kosong mampu sama-sama ke sana sekalian bertemu masyarakat NTT di Kupang. Sekali lagi salam, syalom Tuhan memberkati kita semua,” ujar BTP.

Pada kesempatan itu BTP mengucapkan selamat kepada Ansy yang telah menerima keyakinan rakyat NTT untuk menjadi anggota dewan perwakilan rakyat RI. Mantan Bupati Belitung Timur itu meminta masyarakat NTT untuk tetap mendukung Ansy Lema di Senayan.

“Untuk para pendukung saudara saya Ansy Lema yang sudah jadi anggota dewan perwakilan rakyat RI, saya tentu harapkan dukung beliau terus,” pinta BTP.

Persahabatan BTP dan Ansy berlangsung jauh hari sebelum BTP memimpin Jakarta. Bahkan BTP menyebut Ansy sebagai saudara dan menjadikannya satu-satunya juru bicara dari kalangan profesional pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017.

Ansy yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional Jakarta ini kerap tampil mengesankan dengan ketika menjelaskan rekam jejak kinerja BTP ketika memimpin Jakarta.

Dibalut dialog kalem dan akrab, BTP berkomitmen untuk mendukung penuh peran Ansy di Senayan. Ansy memakai pertemuan itu untuk menggali pandangan baru kepemimpinan dari BTP.

Seperti biasa, BTP selalu membagikan gagasan cerdasnya soal tata kelola pemerintahan, juga pandangan visionernya perihal membangun negeri. Ia juga berpesan kepada Ansy biar sebagai wakil rakyat mampu menjalankan filosofi dan aksara kepemimpinan yang pernah dijalankannya.

BACA JUGA:  Persija Pinjamkan Escobar ke PSIS

“Saya juga akan dukung. Anda harus tetap bersih, transparan dan profesional,” pesan BTP.

Ansy menjelaskan dalam pertemuan tersebut, sebagai kader PDI Perjuangan, keduanya juga berdiskusi serius perihal pengembangan dan penguatan ekonomi kerakyatan di NTT, Karena PDI Perjuangan mempunyai kepedulian dan keberpihakan berpengaruh terhadap orang kecil atau kaum miskin yang bersumber dari fatwa Marhaenisme Bung Karno.

“Ahok berkomitmen akan membagikan pengalamannya terkait program-program ekonomi kerakyatan yang pernah dijalankannya biar wong cilik mampu terangkat kesejahteraannya,” ungkap Ansy.

Dalam diskusi tersebut, BTP mengungkapkan kekagumannya kepada NTT sebagai miniatur kebangsaan Indonesia. NTT merupakan pola faktual teladan toleransi terhadap fakta kebinekaan suku, agama, dan bahasa yang mampu diikuti di tingkat nasional.

“Ahok kagum terhadap semangat kebangsaan dan janji Pancasila yang ditunjukkan masyarakat NTT. Menurut Ahok, NTT mampu menjadi pola praktik toleransi dan militansi kebinekaan di Indonesia. Berbeda-beda tapi kita tetap saudara sebangsa dan setanah air,” pungkas Ansy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here