SPIL Buka Rute Baru ke Teluk Bintuni dan Kendari

0
63
SPIL Buka Rute Baru ke Teluk Bintuni dan Kendari
SPIL Buka Rute Baru ke Teluk Bintuni dan Kendari

PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) membuka rute gres pelayaran yang melayani pengiriman di daerah Sulawesi dan Papua. Pembukaan rute gres ini untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus mendukung upaya mendongkrak pertumbuhan perekonomian di tempat Indonesia Timur.

National Sales Manager PT SPIL, Albertus Hartanto, menyampaikan pada tahun ini SPIL menargetkan pembukaan rute playaran baru. Sehingga, total rute pelayaran yang akan dilayani hingga simpulan 2019 nanti, sebanyak 38 rute pelayaran. Satu rute pelayaran gres mulai dibuka pada simpulan Mei 2019 kemudian ialah Surabaya-Kendari.

“Saat ini kapal KM Oriental Ruby gres saja berlayar untuk membuka jalur baru, yaitu rute Surabaya-Teluk Bintuni,” kata Albert di Surabaya, Kamis (11/7/2019).

Albert mengatakan, sebelum pelayaran perdana kapal tersebut akan tiba di Teluk Bintuni pada 20 Juli 2019 mendatang, terlebih dulu akan menyinggahi beberapa pelabuhan, diantaranya ialah pelabuhan Sorong di Papua Barat. Kapal yang beroperasi di rute gres ini akan berlayar secara reguler dari Surabaya setiap minggu.

“SPIL merupakan kapal kargo kontainer pertama yang sandar di pelabuhan Teluk Bintuni, dimana sebelumnya hanya kapal curah dan kapal penumpang saja yang menyinggahinya. Dengan pelayanan pengiriman yang konsisten, SPIL berusaha untuk turut membantu kelancaran jalur distribusi ke Indonesia timur,” jelas Albert.

Menurut Albert, pengembangan rute gres ke tempat Indonesia timur tersebut lebih sebab pertolongan SPIL pada upaya pengembangan perekonomian Indonesia timur kedepan. Sehingga, prediksi Bank Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi di tempat Papua Barat pada 2019 yang akan mengalami penurunan menjadi 4 persen, dari sebelumnya sebesar 6 persen di tahun 2018 tak menyurutkan SPIL untuk membuka rute gres tersebut. Apalagi, SPIL juga menganggap penurunan pertumbuhan tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh sektor migas. Sementara sektor non migas tidak mengalami perubahan.

BACA JUGA:  Motor Perang Royal Enfield Classic 500 Pegasus Edisi Terbatas Diluncurkan

“Hal inilah yang menciptakan kami optimistis bahwa industri logistik masih akan terus bertumbuh di wilayah Papua Barat, khususnya Teluk Bintuni,” tandas Albert.

Sikap optimisme itu diwujudkan melalui fokus acara operasional SPIL dengan pembukaan pelabuhan perintis di wilayah Indonesia Timur sebagai upaya untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah yang berdampak terhadap penurunan biaya logistik dan mengurangi disparitas harga antar daerah.

“SPIL selalu berkomitmen menyediakan solusi terpadu yang menjamin pengiriman secara kondusif dan on-time shipping delivery dengan pertolongan layanan pelayaran yang inovatif, kompetitif dan handal di Indonesia,” pungkas Albert.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here