Aturan Standar Ban Vulkanisir Rampung Pertengahan Juli

0
63
Aturan Standar Ban Vulkanisir Rampung Pertengahan Juli
Aturan Standar Ban Vulkanisir Rampung Pertengahan Juli

Peraturan mengenai standar produksi (good manufacturing practice/GMP) ban vulkanisir ditargetkan selesai pada 15 Juli 2019. Aturan yang berupa Keputusan Menteri Perindustrian sebagai pengganti Standar Nasional Indonesia (SNI) sukarela ini diharapkan untuk menyamakan standar proses produksi ban vulkanisir yang sebagian besar pelaku industrinya merupakan industri kecil dan menengah (IKM).

Sekjen Asosiasi Pabrik Vulkanisir Ban Indonesia (Apvubindo) Ahmad Gunawan menerangkan, bergotong-royong sudah ada SNI, namun tidak mampu dipenuhi oleh IKM. Padahal kualitas IKM tidak kalah dengan para pemain besar ban vulkanisir. IKM tersebut memakai materi baku yang bagus, dengan ban bekas diparut dahulu, kemudian ditempeli telapak memakai lem.

“Dengan acara GMP dari kemenperin itu, dari asosiasi industri sekecil apapun itu kita bina, agar tidak usah keluar Surat Keputusan (SK) ban vulkanisir dihentikan beredar. Makara nanti proses produksinya membaik,” ujar beliau di Jakarta, Selasa (9/7).

Gunawan mengatakan, pihaknya dan Kemenperin telah bekerja sama menyusun GMP semenjak tahun lalu. Pembahasan GMP ini terbilang relatif cepat, alasannya adalah menerima santunan dari Kemenperin.

“Pada 15 Juli nanti akan difinalisasi, dan drafnya sudah disosialisasikan ke masyarakat umum, pengguna, produsen, dan kementerian terkait untuk menerima feedback kekurangan dan kelebihannya apa untuk kemudian gres diputuskan. Nantinya, ban vulkanisir akan menerima stempel GMP sehabis diuji melalui endurance test,” terang dia.

Gunawan berharap, dengan diterbitkannya GMP itu, tidak akan ada lagi hukum pelarangan penggunaan ban vulkanisir. Pada 2015, Kementerian Perhubungan mengeluarkan SK, ban vulkanisir dihentikan dipakai. Namun, pada 2017, SK tersebut jadinya dihapus. “Untuk menjaga keselamatan, dibuatkanlah GMP. Nanti ini jadi standar wajib pengganti SNI sukarela,” ujar dia.

BACA JUGA:  Ketegangan di Teluk, Arab Saudi Buka Lagi Pangkalan Pasukan Amerika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here