Akibat Banjir, Tiongkok Merugi US$ 2,3 Miliar

0
3
Akibat Banjir, Tiongkok Merugi US$ 2,3 Miliar
Akibat Banjir, Tiongkok Merugi US$ 2,3 Miliar

Sedikitnya 22 orang tewas dan tujuh juta orang terdampak hujan lebat yang memicu banjir di Provinsi Jiangxi, Tiongkok timur semenjak Juni lalu. Banjir bandang telah melanda wilayah Tiongkok timur dan selatan.Pada Kamis (11/7), pemerintah setempat menyatakan banjir memicu kerugian sampai miliaran dolar.

Dalam konferensi pers, pemerintah menyatakan banjir telah memaksa penyelamatan lebih dari 594.000 orang dan memengaruhi sekitar 469.300 hektar tanaman, menimbulkan kerugian ekonomi pribadi US$ 2,3 miliar (Rp 32,5 triliun).

Sejak 6 Juli, sejumlah 29 sungai di Jiangxi telah melihat air melampaui tingkat peringatan banjir balasan hujan lebat. Provinsi ini telah melaksanakan aneka macam respons darurat dan memutuskan 17 juta yuan untuk pekerjaan pencegahan dan penyelamatan banjir di babak gres banjir.

Departemen Meteorologi Provinsi Jiangxi meramalkan bahwa hujan angin kencang akan melanda wilayah itu lagi pada Jumat (12/7) dan berlanjut sampai Selasa (16/7) depan.

Pada Selasa (9/7), berdasarkan Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok, sebanyak 6.464 orang terdampar dalam banjir telah diselamatkan semenjak Tiongkok memasuki ekspresi dominan banjir.

Lebih dari 1,63 juta orang di tujuh wilayah tingkat provinsi di Tiongkok selatan, termasuk Zhejiang, Jiangxi, Hunan, Guangxi, dan Chongqing, terkena pengaruh hujan deras.

Sebanyak 77.000 penduduk telah dipindahkan, sekitar 1.600 rumah runtuh, dan sekitar 126.100 hektar lahan pertanian telah dilanda tragedi banjir yang menimbulkan kerugian ekonomi pribadi sebesar 2,69 miliar yuan (sekitar US$ 390 juta).

BACA JUGA:  Solskjaer Ikhlas Jika Pogba Ingin Pergi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here