Terima Suap Impor Bawang Anggota dewan perwakilan rakyat Gunakan Money Changer

0
38
Juru Bicara KPK Febri Diansyah Memberi Keterangan Pers Di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/12/2018)
Juru Bicara KPK Febri Diansyah Memberi Keterangan Pers Di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/12/2018)

Terima Suap Impor Bawang Anggota dewan perwakilan rakyat Gunakan Money Changer
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi tangkap tangan (OTT) anggota Komisi VI dewan perwakilan rakyat RI terkait planning impor bawang putih ke Indonesia. Salah satunya bukti transaksi uang suap memakai kemudahan money changer. Berdasar berita legislator yang dibekuk KPK merupakan anggota Komisi VI dewan perwakilan rakyat dari Fraksi PDIP, Nyoman Dhamantra.

“Jadi, ada transfer yang memakai kemudahan money changer yang kami indikasikan itu ditujukan untuk salah satu anggota dewan perwakilan rakyat RI di Komisi VI terkait dengan impor bawang putih,” kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Febri mengatakan, dari temuan tim Satgas, diketahui bukti transaksi perbankan itu mempunyai nominal Rp 2 miliar. Selain bukti transaksi money changer, tim Satgss KPK juga menyita uang tunai dalam bentuk dolar Amerika Serikat. Bukti tersebut, kata Febri, diamankan dari orang iman anggota Komisi VI dewan perwakilan rakyat RI tersebut.

“Ada uang dalam mata uang abnormal dolar AS yang juga kami amankan dari salah satu pihak yang diamankan kemarin malam. Nanti kami sampaikan lagi update jumlahnya berapa alasannya adalah KPK juga harus mengidentifikasi lebih lanjut uang yang dibawa tersebut itu terkait dengan spesifik masalah ini atau hal-hal yang lain,” kata Febri.

Sampai dikala ini, KPK telah menangkap 12 orang, termasuk anggota Komisi VI dewan perwakilan rakyat RI tersebut yang dibawa tim KPK dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (8/8). Sebelumnya, terdapat 11 orang yang terlebih dahulu ditangkap di Jakarta, Rabu (7/8) malam hingga Kamis pagi. 11 orang tersebut terdiri atas unsur swasta, importir, sopir, orang iman anggota DPR, dan pihak lainnya.

BACA JUGA:  Fiorentina Ditahan Imbang Juve Tanpa Gol

“Sebanyak 12 orang yang kami amankan hingga dengan siang ini. Barusan ada satu orang yang kami amankan dari Bandara Soekarno Hatta, lalu dibawa ke Kantor KPK. Sekarang sedang dalam investigasi lebih lanjut,” kata Febri.

Dari 12 orang yang ditangkap, termasuk anggota Komisi VI dewan perwakilan rakyat itu dikala ini sedang menjalani investigasi intensif di Gedung KPK. Lembaga Antikorupsi mempunyai waktu 1×24 jam untuk memilih status aturan mereka. Lembaga Antikorupsi berjanji akan memberikan secara rinci mengenai OTT tersebut dalam konferensi pers hari ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here