Polisi Tahan Tersangka Penyerang Kafe di Tebet

0
42
Polisi Tahan Tersangka Penyerang Kafe di Tebet
Polisi Tahan Tersangka Penyerang Kafe di Tebet

Polisi Tahan Tersangka Penyerang Kafe di Tebet
Polres Metro Jakarta Selatan, memutuskan delapan tersangka terkait masalah penyerangan terhadap pendukung PSM Makassar (Gue PSM), ketika menggelar nonton bareng berkelahi Final Leg Kedua Piala Indonesia, di Kafe Komandan, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019) kemarin. Lima orang diantaranya ditahan, sementara tiga lainnya dipulangkan alasannya yaitu masih di bawah umur, tapi proses hukumnya tetap berjalan.

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, jadinya kita telah memutuskan tersangka sebanyak delapan orang. Awalnya sembilan orang, sesudah kami dalami ternyata ketika ini ada delapan orang,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Polisi Indra Jafar, Jumat (9/8/2019).

Dikatakan Indra, kedelapan tersangka berinisial GDP, SF, FR, S, TR, ZA, AS, dan MRS. Profesi mereka ada yang merupakan pengamen, tukang parkir, pegawai, dan pelajar.

“Dari delapan orang itu, lima orang sudah dewasa, tiga orang masih kategori di anak-anak alasannya yaitu masih sekolah. Yang terang kita lakukan penahanan, tiga orang ini dengan jaminan orang renta alasannya yaitu masih sekolah. Tetap kita proses kasusnya, namun tidak ditahan. Prosesnya tetap berjalan,” ungkap Indra.

Indra menyampaikan, tugas pelaku yaitu melaksanakan penyerangan dan pelemparan kerikil terhadap pendukung PSM Makassar yang sedang nonton bareng, di Kafe Komandan.

“Termasuk barang-barang yang lainnya juga, ia gunakan untuk melempari suporter PSM di Kafe Komandan,” kata Indra.

Indra menyampaikan, polisi menangkap para pelaku menurut hasil identifikasi rekaman video dan kamera pengawas atau CCTV, di lokasi.

“Beberapa rekaman dan CCTV yang mampu kita identifikasi sehingga menjadi dasar untuk menangkap pelaku. Setelah kita dalami, kronologinya ketika hasil pertandingan dimenangkan PSM, sesudah itu penonton melaksanakan selebrasi, ia berjoget di Kafe Komandan. Para pelaku ini melihat selebrasi itu mereka spontanitas tidak terima eksklusif melaksanakan lemparan. Alasannya sepeti itu,” tandasnya.

BACA JUGA:  1.790 Pemohon Masuk Tahap Pengajuan Kredit Rumah DP Rp 0

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 kitab undang-undang hukum pidana wacana pengeroyokan dengan bahaya 7 tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here