Napi Kasus Narkoba Dominasi Penghuni Lapas di Bengkulu

0
47
Napi Kasus Narkoba Dominasi Penghuni Lapas di Bengkulu
Napi Kasus Narkoba Dominasi Penghuni Lapas di Bengkulu

Napi Kasus Narkoba Dominasi Penghuni Lapas di Bengkulu
Sekitar 50 persen dari 660 orang warga binaan forum pemasyarakatan (Lapas) Curup, Rejang Lebong, Bengkulu, berasal dari napi masalah tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

“Saat ini, sekitar 50 persen dari 660 orang penghuni Lapas Kelas IIA Curup Rejang, Bengkulu merupakan napi masalah tindak pidana narkoba. Sedangkan sisanya, merupakan napi masalah tindak pidana korupsi dan tindak pidana umum, mirip kriminal dan sebagainya,” kata Pelaksana peran (Plt) Kepala Lapas Curup, Hari Winarka, di Bengkulu, Minggu (11/8/2019).

Heri menjelaskan, jumlah penghuni Lapas Curup mengalami kelebihan kapasitas. Idealnya, Lapas Curup hanya dihuni sebanyak 250 orang. Namun, kenyataan ketika ini lapas tersebut dihuni 660 napi. Kelebihan daya tampung tersebut, sudah berlangsung semenjak lama.

“Hal ini bukan hanya terjadi di lapas Curup semata. Kondisi yang sama juga dialami hampir seluruh lapas yang ada di Tanah Air, termasuk lapas lainya yang ada di Bengkulu,” terang Heri.

Heri menambahkan, untuk mengatasi persoalan kelebihan kapasitas tersebut, Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) berupaya membangun lapas gres di banyak sekali tempat di Tanah Air, termasuk di Provinsi Bengkulu.

“Di Bengkulu sendiri, rencananya akan dibangun lapas khusus untuk napi masalah narkoba. Lapas tersebut, direncanakan akan dibangun di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah,” tambah Heri.

Untuk merealisasikan planning tersebut, kata Hari, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemkumham Bengkulu, sudah menyiapkan lahan sebagai lokasi lapas khusus narkoba.

“Kita berharap planning pembangunan lapas napi masalah narkoba segera direalisasikan, sehingga napi narkoba yang ada beberapa lapas di Bengkulu, mampu dipindahkan ke lapas gres tersebut. Dengan demikian, penghuni lapas dan rutan di Bengkulu, tidak mengalami kelebihan kapasitas mirip yang terjadi ketika ini,” pungkas Heri.

BACA JUGA:  Meningkat Drastis, Ada 504 Kasus Demam Berdarah di Depok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here