Menhan: Gerakan Bela Negara Mendesak

0
43
Menhan: Gerakan Bela Negara Mendesak
Menhan: Gerakan Bela Negara Mendesak

Menhan: Gerakan Bela Negara Mendesak
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut gerakan bela negara menjadi kebutuhan mendesak ketika ini sering maraknya bahaya terhadap kelestarian Pancasila sebagai ideologi negara.

“(Bela negara) kebutuhan mendesak yang tidak sanggup ditawar-tawar lagi,” kata Menhan ketika menunjukkan kuliah umum di Auditorium WR Supratman Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Sleman, Selasa (13/8/2019).

Nilai-nilai bela negara yang berbasis Pancasila, kata Menhan, merupakan sumber kekuatan bangsa yang harus terus dilestarikan sebagai cerminan identitas abjad bangsa Indonesia.

“Bela negara ini bukan pilihan, tapi kewajiban kita semua bersama seluruh komponen bangsa. Bela negara ini yaitu sebuah konsep solusi terhadap semua dilema bangsa,” kata Ryamizard.

Pancasila, kata Menhan, merupakan ideologi yang terbukti ampuh mempersatukan bermacam-macam perbedaan mulai dari suku, ras, budaya, dan agama di Indonesia. Oleh alasannya itu, cara untuk menghancurkan Indonesia yaitu dengan menjauhkan bangsa dari Pancasila.

Tanpa Pancasila, lanjut Menhan, Indonesia berpotensi terpecah dan tidak menutup kemungkinan terjadi perang saudara mirip di Timur Tengah.

“Pancasila itu alat pemersatu bangsa, alat perekat bangsa. Kalau itu hilang bangsa ini akan lepas, bangsa ini akan hancur,” kata dia.

Oleh alasannya itu, ia berharap sebagai mahasiswa di kampus UPN Veteran yang didirikan oleh para pendiri bangsa dan para veteran sudah selayaknya ikut menjadi kader bela negara. “Saya berharap keluar dari sini kalian harus menjadi duta-duta bela negara,” kata Menhan di hadapan ribuan mahasiswa gres UPN Veteran Yogyakarta.

Rektor UPN Veteran Yogyakarta, Irhas Effendi menyampaikan nilai bela negara yang menekankan pada cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara serta meyakini Pancasila sebagai Ideologi negara diperlukan bisa membentengi para mahasiswa UPN Veteran dari terkikisnya rasa nasionalisme di tengah arus Revolusi Industri 4.0.

BACA JUGA:  BSSN Minta Twitter dan Facebook Ikut Bertanggung Jawab Maraknya Hoaks

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here