Traveloka Terapkan Standar Perlindungan Data Berlapis

0
48
Traveloka Terapkan Standar Perlindungan Data Berlapis
Traveloka Terapkan Standar Perlindungan Data Berlapis

Traveloka Terapkan Standar Perlindungan Data Berlapis
Traveloka, perusahaan teknologi penyedia produk dan layanan perjalanan dan gaya hidup berbasis digital, menerapkan sistem sumbangan berlapis untuk memastikan keamanan data pengguna Traveloka PayLater.

Traveloka PayLater yaitu kemudahan keuangan dari Traveloka yang memungkinkan pengguna melaksanakan metode pembayaran dengan cicilan tanpa kartu kredit. Metode pembayaran ini berlaku untuk banyak sekali produk yang tersedia di Traveloka, termasuk membeli tiket pesawat, hotel, tiket bioskop, dan Traveloka Eats.

Senior Vice President Financial Products Traveloka, Alvin Kumarga, mengatakan, sistem sumbangan kemanan data yang diterapkan untuk memastikan keamanan transaksi dan akun pengguna PayLater.

“Keamanan data pengguna tentu saja menjadi prioritas kami dan kami berupaya untuk mampu mewujudkan hal tersebut. Untuk itulah, kami menerapkan sistem sumbangan berlapis, yaitu Traveloka Secure Code dan Account Deactivation,” kata Alvin melalui siaran pers, Jumat (16/8/2019).

Alvin menjelaskan, melalui fitur Traveloka Secure Code, setiap transaksi di Traveloka membutuhkan konfirmasi instruksi belakang layar yang akan dikirim melalui SMS. Tanpa memasukkan instruksi ini, transaksi tidak akan berhasil.

Fitur keamanan kedua yaitu Account Deactivation. Fitur ini akan berfungsi ketika ada acara tidak sah di akun Traveloka. Jika terjadi hal tersebut, pengguna mampu menonaktifkan akunnya untuk sementara. Traveloka akan tetap menyimpan gosip dan data pemilik sehingga mampu dipulihkan kembali ketika dibutuhkan.

Selain dua fitur tersebut, Traveloka juga mempunyai lapisan keamanan lainnya untuk terus melindungi pengguna dalam melaksanakan transaksi online. Melalui fitur notifikasi Login, pengguna akan menerima notifikasi melalui email ketika masuk ke akun (login).

Kemudian, pengguna Traveloka juga mampu mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor sehingga pengguna harus memasukkan password Traveloka dan instruksi verifikasi setiap kali masuk ke aplikasi.

BACA JUGA:  Puting Beliung Cirebon, Ini Kesaksian Warga

“Saat mengakses Traveloka melalui aplikasi mobile, pengguna Traveloka mampu memakai sidik jari atau pengenalan wajah untuk autentikasi akun,” ujar Alvin.

Namun demikian, Alvin menegaskan pentingnya juga edukasi kepada masyarakat. Edukasi diantaranya mempunyai dua fungsi utama.

Pertama, edukasi bahwa ketika ini sudah banyak forum keuangan resmi yang menunjukkan layanan yang mudah, nyaman, dan aman. Hal ini penting untuk mendorong semakin banyak masyarakat yang bertransaksi dengan forum keuangan resmi.

Kedua, edukasi untuk senantiasa menjaga kerahasiaan data langsung dan transaksi mereka. Misalnya dengan memperbaharui password akun finansial mereka secara berkala.

Selain itu, pengguna juga tidak disarankan untuk membagikan alamat email, password, instruksi pin, nomor kartu kredit, dan nomor telepon kepada orang lain.

“Di Traveloka, penemuan produk, layanan, dan fitur keamanan data sama berpengaruh dengan kesepakatan untuk menunjukkan edukasi kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan kesepakatan kami untuk mendukung acara Pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan di tanah air,” ungkap Alvin.

Alvin menambahkan, semenjak diluncurkan di 2018, jumlah pengguna kemudahan Traveloka PayLater telah bertumbuh mencapai 10 kali lipat.

“Tingginya jumlah pengguna Traveloka PayLater dikarenakan kemudahan ini menunjukkan saluran finansial yang bukan hanya gampang dan nyaman, namun juga kondusif bagi masyarakat Indonesia untuk mampu menikmati produk-produk kami,” pungkas Alvin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here