Twitter dan Facebook Hapus Akun Palsu Tiongkok

0
39
Twitter dan Facebook Hapus Akun Palsu Tiongkok
Twitter dan Facebook Hapus Akun Palsu Tiongkok

Twitter dan Facebook Hapus Akun Palsu Tiongkok
Twitter dan Facebook telah mengambil langkah-langkah untuk memblokir apa yang kampanye misinformasi yang didukung negara Tiongkok. Twitter menyatakan telah menghapus 936 akun yang katanya dipakai untuk “menabur perselisihan politik di Hong Kong”.

Jaringan itu menyatakan akun-akun itu berasal dari Tiongkok daratan dan merupakan bab dari upaya terkoordinasi untuk merusak “legitimasi dan posisi politik gerakan protes”.

Setelah diberi informasi oleh Twitter, Facebook menyatakan, menghapus “tujuh Halaman, tiga Grup, dan lima akun Facebook”.

“Mereka sering memasang wacana isu politik lokal dan isu-isu termasuk topik-topik mirip protes yang sedang berlangsung di Hong Kong,” kata Nathaniel Gleicher, Kepala Kebijakan Keamanan Siber Facebook.

“Meskipun orang-orang di balik aktivitas ini berusaha menyembunyikan identitas mereka, penyelidikan kami menemukan kekerabatan dengan individu yang terkait dengan pemerintah Tiongkok, katanya.

Selain 936 akun khusus, Twitter menyatakan sebanyak 200.000 akun lain, yang dirancang untuk memperkuat informasi yang salah, juga ditangguhkan secara proaktif sebelum menjadi aktif secara substansial.

“Berdasarkan penyelidikan intensif, kami mempunyai bukti yang mampu mengemban amanah untuk mendukung bahwa ini yaitu operasi yang didukung negara terkoordinasi. Secara khusus, kami mengidentifikasi sekelompok besar akun yang berperilaku terkoordinasi untuk memperkuat pesan yang terkait soal protes Hong Kong,” suara pernyataan perusahaan.

“Kami akan terus waspada, berguru dari jaringan ini dan secara proaktif menegakkan kebijakan kami untuk melayani percakapan publik,” katanya.

Langkah itu dilakukan sehabis Twitter dikritik keras pada tamat pekan alasannya yaitu mengizinkan kantor isu Tiongkok Xinhua untuk membeli pesan yang disponsori di jaringan. Pada Senin (19/8), Twitter menyatakan mereka tidak akan lagi mengizinkan iklan tersebut.

BACA JUGA:  Tiga Orang Kaprikornus Tersangka Perusak dan Pencuri Barang Bukti Kasus Bola

“Ke depan, kami tidak akan mendapatkan iklan dari entitas media yang dikendalikan oleh negara. Setiap akun yang terkena efek akan bebas untuk terus memakai Twitter untuk terlibat dalam percakapan publik, hanya saja bukan produk iklan kami.,” kata perusahaan itu. “”

Twitter menyatakan kebijakan gres itu tidak berlaku untuk “entitas yang dibiayai pembayar pajak, termasuk forum penyiaran publik independen”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here