Pemerintah Didorong Bentuk Gugus Tugas Krisis Papua

0
37
Pemerintah Didorong Bentuk Gugus Tugas Krisis Papua
Pemerintah Didorong Bentuk Gugus Tugas Krisis Papua

Pemerintah Didorong Bentuk Gugus Tugas Krisis Papua
Eksponen Muda Lintas Iman Indonesia (EMLII) mendorong pembentukan gugus peran dalam rangka penanganan krisis di Papua. Wadah tersebut berisi pemimpin-pemimpin komunitas.

“Yang paling penting bagi kami ialah task force (gugus tugas). Harus libatkan pemimpin komunitas, bukan pemimpin formal,” kata Koordinator EMLII, Adhyaksa Dault, dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Menurut Adhyaksa, gugus peran nantinya menjadi perpanjangan tangan dan indera pendengaran pemerintah pusat. Apabila ada sinyalemen gangguan di Papua mampu pribadi dicegah.

“Seringkali di Indonesia jikalau ada pertikaian diselesaikan di tingkat formal, tapi di bawah masih jalan terus. Karena itu perlu task force. Kamu tidak mampu selamatkan dunia, tapi kau mampu selamatkan komunitasmu masing-masing,” demikian Adhyaksa.

Adhyaksa menyatakan, Papua merupakan bab dari Indonesia, dan tidak menginginkan ada pihak-pihak yang mengganggu keutuhan NKRI.

“Kami tidak mu sejengkal tanah pun lepas dari NKRI. Karena kami lihat banyak infiltrasi dari dunia aneh masuk di Papua. Kalau komunitas dipegang, kondusif kita,” ujar Adhyaksa.

Sementara itu, tokoh muda Papua, Roger Meles mengungkap, problem Papua tak mampu diselesaikan dengan operasi militer. “Jangan gunakan operasi militer di Papua. Lakukan pendekatan hati melalui komunitas,” kata Roger.

Sedangkan mantan Sekjen GMNI, Donny Lumingas mengatakan, orang-orang Papua sepatutnya dilibatkan untuk mengatasi permasalahan.

“Sekarang bagaimana kita perlu libatkan orang-orang Papua yang paham masalah. Jangan orang struktural kemudian tidak tahu masalahnya,” kata Donny.

BACA JUGA:  Ridwan Kamil Berharap Jokowi-Ma'ruf Prioritaskan Jabar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here