Turnamen Charity Toraja Golf Galang Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu

0
29
Turnamen Charity Toraja Golf Galang Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu
Turnamen Charity Toraja Golf Galang Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Turnamen Charity Toraja Golf Galang Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu
Meski sebagian masyarakat menilai komunitas olahraga golf atau para pegolf bersifat elitis, nyatanya komunitas ini mempunyai rasa sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap peningkatan kualitas sumber daya insan (SDM). Salah satunya perkumpulan Toraja Golf, yang mempunyai kepedulian tinggi untuk ikut ambil tugas dalam mendorong terciptanya SDM yang unggul.

Hal itu ditunjukkan pada agenda Charity Toraja Golf Tournament (CTGT) yang digelar Perkumpulan Toraja Golf di Jakarta, Sabtu (14/9/2019). Hal ini dilakukan dalam rangka penggalangan dana untuk beasiswa para mahasiswa yang berasal dari Toraja, yang secara kemampuan akademis bagus, namun terkendala dari segi finansial.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (14/9/2019) disebutkan, perkumpulan Toraja Golf juga mempunyai agenda ke depan, antara lain membantu peningkatan kualitas para pendidik di Toraja, melalukan uji coba, dan bimbingan kepada lulusan SLTA yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Perkumpulan Toraja Golf ikut membantu kemajuan pariwisata Toraja lewat promosi dan pembentukan kampung-kampung bahasa. Kampung bahasa itu sebagai daerah untuk mendidik dan melatih generasi muda Toraja untuk sanggup menguasai bahasa Inggris, yang tujuannya dalam rangka mendukung kemajuan pariwisata Toraja.

Kegiatan Charity Golf Turnamen kali ini digelar di Lapangan Senayan Golf Club (SGC). Turnamen diadakan dalam suasana khas budaya Toraja, di mana para akseptor tamu memakai pakaian budbahasa dan aksesoris khas Toraja. Piala juga dibentuk khusus dalam bentuk replika rumah Tongkonan. Selain itu, ditampilkan pula tayangan video keindahan alam dan ragam pesona budaya dan kesenian dari Toraja. Para tamu juga disajikan masakan khas Toraja, mirip deppa tori, pokon, dan tak ketinggalan kopi orisinil Toraja yang telah mendunia.

Pegolf Cantik
Di antara pegolf yang hadir ada Marcella Pranovia, pegolf profesional nasional. Selain menjadi bintang dan menarik perhatian peserta yang umumnya kaum pria, pegolf manis ini juga berhasil menambah pengumpulan dana panitia untuk beasiswa melalui permainan game yang diikuti para pegolf lainnya.

Turnamen golf nasional bergengsi untuk penggalangan dana sosial bagi mahasiswa yang kurang bisa ini berhadiah spektakuler. Panitia menyediakan hadiah berupa tiga buah mobil, masing-masing Toyota Fortuner, Innova, dan Mitshubishi Expander serta sebuah sepeda motor Royal Enfield.

Namun, dalam turnamen ini tidak ada peserta yang berhasil mencapai in hole. Meski demikian, sejumlah hadiah doorprize diperoleh peserta yang beruntung berupa voucher belanja, batangan logam mulia, televisi, ipad, dan sepeda motor.

Ketua Umum Toraja Golf Commmunity (TGC), Yoseph Garo Rantetoding mengatakan, mirip turnamen sebelumnya, turnamen sosial tersebut disambut baik komunitas pegolf nasional di Indonesia, khususnya di Jakarta dan sekitarnya. Para golfer berasal dari banyak sekali komunitas golf, mirip dari Telkom, dokter, pertambangan, swasta nasional, maupun usahawan muda mengikuti turnamen tersebut.

Para peserta turnamen Charity Toraja Golf ini berasal dari lintas profesi, lintas etnis, serta menyatu dalam kebersamaan dan kegembiraan, alasannya para pegolf itu memang mempunyai kepedulian yang besar untuk membantu sesama yang memerlukan pertolongan biaya pendidikan. Ini sebuah pujian dan sekaligus kehormatan, alasannya para pegolf nasional hadir dalam kegiatan amal ini.

BACA JUGA:  Situasi Mencekam, Aktivitas di Jayapura Lumpuh

Yoseph Garo menjelaskan, alasannya tujuan utama turnamen ini yakni ingin membantu, maka antusiasme dari para sponsor sangat berlimpah. Ini terbukti dengan begitu banyaknya perusahaan yang ikut menunjukkan sponsor, di antaranya ada lima perusahaan sponsor Platinum, tiga Gold, 3 Silver, dan 12 Bronze. Bahkan, ada juga yang hanya menunjukkan sumbangan tetapi tidak ikut bermain.

Djekson Mari sebagai Ketua Panitia Turnamen kali ini menambahkan, alasannya begitu besarnya minat para pegolf untuk ikut ambil bab dalam turnamen ini, ada ratusan yang ingin membeli tiket undangan untuk ikut ambil bagian. Namun, alasannya keterbatasan kapasitas lapangan, di mana hanya diperbolehkan maksimal 152 pemain, maka panitia dengan terpaksa hanya bisa melayani seruan sekitar 80-an perorangan yang bisa membeli tiket.

Seperti di Toraja
Penyelenggaraan Turnamen Charity Toraja Golf ini didesain dengan pernak-pernik khas Toraja, contohnya ornamen rumah Toraja di pintu gerbang lapangan golf Senayan. “Beberapa peserta sempat berkomentar, ini serasa bermain golf di Toraja,” ujar Semly Saalino, salah seorang panitia yang juga President Directur PT Telkom Akses.

Djekson Mari menyebutkan, panitia berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 1,7 miliar dan sesudah dikurangi biaya penyelenggaraan turnamen, dana tersebut untuk beasiswa. Dana beasiswa para mahasiswa asal Toraja yang secara finansial kurang bisa dan ke depannya dibutuhkan makin banyak mahasiswa yang bisa dibantu lewat turnamen golf ini.

Tahun sebelumnya, kata Yoseph Garo, TGC telah sukses menggelar turnamen serupa di Riverside Golf Club, Cimanggis, Depok. Ketika itu turnamen sosial bertaraf nasional tersebut diikuti 166 pegolf, yang umumnya diikuti pegolf non-Toraja dan berhasil mengumpulkan sekitar Rp 300 juta sesudah dikurangi biaya.

Beberapa mahasiswa yang selama ini telah mendapatkan beasiswa dari Toraja Golf mengatakan, mereka sangat terbantu dan sanggup meningkatkan prestasi dengan sangat baik serta memuaskan dengan Indeks Prestasi selalu di atas 3 atau mendekati 4.

Testimoni itu antara lain diungkapkan Citra Sari Indah Paduli, mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Kedokteran Gigi, Fincentius Titse Sesa, mahasiswa angkatan 2016 Program Studi Manajemen, Meita Putri Dauntasik, mahasiswa angkatan 2015 Program Studi Kimia, dan Shang Alan, mahasiswa angkatan 2018 Program Studi Ilmu Hukum. Mereka semua kuliah di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Mereka mengakui, telah mencicipi manfaat pertolongan beasiswa dari Toraja Golf Community. “Saya merasa sangat terbantu dengan beasiswa dari Toraja Golf Community ini. Saya berharap ke depan makin banyak mahasiswa Toraja yang bisa dibantu oleh komunitas ini, mirip saya,” kata Shang Alan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here